Pemprov DKI Targetkan Seluruh Sekolah Gelar Pembelajaran Tatap Muka Mulai Akhir Tahun
Senin, 13 September 2021 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
Ariza membeberkan, alasan PTM harus bisa segera diterapkan ke seluruh sekolah di Jakarta adalah untuk mengejar materi belajar siswa. Sistem tatap muka di sekolah dinilai jauh lebih efektif dibandingkan sekolah daring yang dilaksanakan siswa selama pandemi Covid-19.
Baca juga: Nadiem dan Putra Nababan Dorong PTM Terbatas Demi Kurangi Learning Loss
"Pendidikan anak-anak perlu dikejar. Selama masa pandemi, teman-teman tahu semua, anak-anak hampir 1,5 tahun lebih sekolah di rumah. Secara online kan lebih berat pemahaman, pengertian, dan ilmunya. Tidak sebaik di sekolah, tidak seberkualitas tatap langsung dengan para pendidik atau guru. Perlu ada percepatan untuk mengejar ketinggalan," jelasnya.
Diketahui, Dinas Pendidikan DKI Jakarta mulai melaksanakan PTM pada 30 Agustus 2021 lalu. Sebanyak 610 sekolah telah mengikuti asesmen dan pelatihan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar di sekolah meski secara terbatas.
Baca juga: Nadiem dan Putra Nababan Dorong PTM Terbatas Demi Kurangi Learning Loss
"Pendidikan anak-anak perlu dikejar. Selama masa pandemi, teman-teman tahu semua, anak-anak hampir 1,5 tahun lebih sekolah di rumah. Secara online kan lebih berat pemahaman, pengertian, dan ilmunya. Tidak sebaik di sekolah, tidak seberkualitas tatap langsung dengan para pendidik atau guru. Perlu ada percepatan untuk mengejar ketinggalan," jelasnya.
Diketahui, Dinas Pendidikan DKI Jakarta mulai melaksanakan PTM pada 30 Agustus 2021 lalu. Sebanyak 610 sekolah telah mengikuti asesmen dan pelatihan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar di sekolah meski secara terbatas.
(thm)
Lihat Juga :