Detik-detik Evakuasi Korban Ledakan di Pasuruan Terekam Kamera Amatir, Warga Sampai Histeris
Minggu, 12 September 2021 - 12:33 WIB
loading...
Petugas mengevakuasi jenazah korban ledakan bom ikan di Kabupaten Pasuruan. Foto/Dok. Polres Pasuruan
A
A
A
PASURUAN - Ledakan dua rumah menewaskan dua orang di Pasuruan masih menjadi perhatian warga. Terbaru, warga membincangkan proses evakuasi kedua korban yang videonya tersebar. Warga pun histeris.
Evakuasi berlangsung dramatis saat kedua korban diketahui tertimpa material rumah yang ambruk dan terdengar ledakan susulan. Adapun kedua korban tewas adalah Mat Sodiq warga Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan. Lalu Abdul Gofar, warga Dusun Macan Putih, pemilik rumah.
Baca juga: BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Potensi Banjir Landa 12 Daerah di Jatim, Ini Lokasinya
Gofar dievakuasi lebih dulu setelah ditemukan tertimpa atap rumah. Dia juga mengalami luka di sekujur tubuhnya terkena ledakan dahsyat tersebut. Namun, nyawa peracik bondet ini tak tertolong dan tewas di puskesmas setempat.
Setelah itu warga mengevakuasi Imron Rosyadi, adik Gofar yang ditemukan pingsan karena kaget mendengar ledakan keras itu. Imron selamat. Sedangkan Sidik, korban yang lain tubuhnya hancur berantakan. "Karena tubuhnya hancur, warga tak berani mengavakuasi," ujar warga setempat.
Evakuasi berlangsung dramatis saat kedua korban diketahui tertimpa material rumah yang ambruk dan terdengar ledakan susulan. Adapun kedua korban tewas adalah Mat Sodiq warga Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan. Lalu Abdul Gofar, warga Dusun Macan Putih, pemilik rumah.
Baca juga: BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Potensi Banjir Landa 12 Daerah di Jatim, Ini Lokasinya
Gofar dievakuasi lebih dulu setelah ditemukan tertimpa atap rumah. Dia juga mengalami luka di sekujur tubuhnya terkena ledakan dahsyat tersebut. Namun, nyawa peracik bondet ini tak tertolong dan tewas di puskesmas setempat.
Setelah itu warga mengevakuasi Imron Rosyadi, adik Gofar yang ditemukan pingsan karena kaget mendengar ledakan keras itu. Imron selamat. Sedangkan Sidik, korban yang lain tubuhnya hancur berantakan. "Karena tubuhnya hancur, warga tak berani mengavakuasi," ujar warga setempat.
Lihat Juga :