PKK Maros Tekankan Pentingnya Peran Keluarga Turunkan Stunting
Jum'at, 10 September 2021 - 20:57 WIB
loading...
Sosialisasi pentingnya peranan keluarga dalam pencegahan dan penurunan angka stunting oleh PKK Maros, Jumat (10/9). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Maros menggencarkan sosialisasi pentingnya peranan keluarga dalam pencegahan dan penurunan angka stunting .
Tahap awal, sosialisasi digelar bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Maros di 5 kecamatan, antara lain, Cenrana, Bantimurung, Turikale, Mandai, dan Maros Baru. Kegiatan tersebut dibuka Ketua TP PKK Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir di aula Kantor Camat Mandai, Jumat (10/9).
Baca juga: PKK Maros Lakukan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil
Kegiatan ini dihadiri Camat Mandai, Andi Mappelawa, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdik Maros, Haerani Raking, pengurus PKK bersama sekitar 100 peserta dari berbagai kelompok pembinaan PAUD dan ibu rumah tangga.
Ulfiah menjelaskan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan bayi, semenjak dari kandungan. Kondisi itu disebabkan kurangnya asupan gizi yang dikonsumsi saat ibu hamil, dan menyusui balita.
Baca juga:Empat Jabatan Kepala OPD di Maros Lowong, Ini Daftarnya
"Saya berterima kasih kepada masyarakat yang menyempatkan hadir dalam kegiatan sosialisasi kali ini, sehingga pencegahan dapat dilakukan dengan baik dan angka stunting di Maros terus menurun," jelasnya.
Namun menurutnya, hal itu dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan berprotein.
Baca juga:Kasus Covid-19 Menurun, Kabupaten Maros Terapkan PPKM Level II
Dia mengaitkan program Dinas Pendidikan dalam percepatan stunting dengan peran keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan kelompok kecil di masyarakat yang dapat membantu menyosialisasikan bagaimana pentingnya pemahaman pola asuh kepada anak, untuk diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
"Mari bersama-sama untuk merumuskan dan membangun sistem koordinasi aktif antara kita sehingga bisa bersinergi dan terintegrasi dalam kerja sama antara orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman pengasihan anak dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Maros," tutupnya.
Tahap awal, sosialisasi digelar bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Maros di 5 kecamatan, antara lain, Cenrana, Bantimurung, Turikale, Mandai, dan Maros Baru. Kegiatan tersebut dibuka Ketua TP PKK Maros, Ulfiah Nur Yusuf Chaidir di aula Kantor Camat Mandai, Jumat (10/9).
Baca juga: PKK Maros Lakukan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil
Kegiatan ini dihadiri Camat Mandai, Andi Mappelawa, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdik Maros, Haerani Raking, pengurus PKK bersama sekitar 100 peserta dari berbagai kelompok pembinaan PAUD dan ibu rumah tangga.
Ulfiah menjelaskan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan bayi, semenjak dari kandungan. Kondisi itu disebabkan kurangnya asupan gizi yang dikonsumsi saat ibu hamil, dan menyusui balita.
Baca juga:Empat Jabatan Kepala OPD di Maros Lowong, Ini Daftarnya
"Saya berterima kasih kepada masyarakat yang menyempatkan hadir dalam kegiatan sosialisasi kali ini, sehingga pencegahan dapat dilakukan dengan baik dan angka stunting di Maros terus menurun," jelasnya.
Namun menurutnya, hal itu dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan berprotein.
Baca juga:Kasus Covid-19 Menurun, Kabupaten Maros Terapkan PPKM Level II
Dia mengaitkan program Dinas Pendidikan dalam percepatan stunting dengan peran keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan kelompok kecil di masyarakat yang dapat membantu menyosialisasikan bagaimana pentingnya pemahaman pola asuh kepada anak, untuk diterapkan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
"Mari bersama-sama untuk merumuskan dan membangun sistem koordinasi aktif antara kita sehingga bisa bersinergi dan terintegrasi dalam kerja sama antara orang tua dan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman pengasihan anak dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Maros," tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :