DPD RI: Kelistrikan Lapas Tangerang Terabaikan Setengah Abad

Jum'at, 10 September 2021 - 10:28 WIB
loading...
DPD RI: Kelistrikan...
Persoalan kelistrikan di Lapas Tangerang tengah menjadi sorotan. Akibat arus pendek listrik, Lapas Tangerang mengalami kebakaran dan sebanyak 44 warga binaan tewas. SINDOnews/Hasan Kurniawan
A A A
TANGERANG - Persoalan kelistrikan di Lapas Kelas 1 Tangerang tengah menjadi sorotan. Akibat arus pendek listrik, Lapas Tangerang mengalami kebakaran dan sebanyak 44 warga binaan tewas.

Anggota Komite I DPD RI, Abdul Rachman Thaha mengatakan, peristiwa kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan 44 narapidana ini menjadi pertanyaan besar. Apalagi, pemerintah menyatakan kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting. (Baca juga; Polisi Akui Penyelidikan Kebakaran Lapas Tangerang Mengarah ke Unsur Kesengajaan dan Kelalaian )

"Sekarang saya bertanya-tanya, bagaimana tujuan pemasyarakatan akan bisa direalisasikan maksimal jika masalah listrik pun terabaikan selama sekitar setengah abad. Terlepas khilaf maupun kesengajaan, fakta menarik masalah ini adalah persoalan paling mendasar, yaitu hidup matinya warga binaan," katanya, Jumat (10/9/2021).

Setelah kejadian ini, DPD RI menunggu keseriusan pemerintah di dalam melakukan pembenahan lapas di Indonesia. Lembaga DPD RI menantikan, dari utang baru yang diproyeksikan mencapai Rp500 Triliun, berapa besar yang akan pemerintah alokasikan untuk pembenahan fasilitas lapas dan program pembinaan warga binaan. (Baca juga; 20 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Sudah Diperiksa Tim DVI Polri )

Kejadian kebakaran yang menewaskan 44 warga binaan ini jadi potret masih jauhnya kesungguhan pemerintah merealisasikan tujuan penghukuman, yakni pemasyarakatan. “Begitu pula, kita tunggu bagaimana tanggung jawab permerintah atas meninggalnya puluhan warga binaan," pungkasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lantik 221 PNS DPD RI,...
Lantik 221 PNS DPD RI, M Iqbal Tekankan Budaya Kerja yang Berintegritas
Layanan Kelistrikan...
Layanan Kelistrikan Kini Lebih Praktis Lewat PLN Mobile
Dua Hari Terganggu,...
Dua Hari Terganggu, Sistem Kelistrikan di Sumbar Kembali Pulih 100%
Rekomendasi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Fitnah Akhir Zaman:...
Fitnah Akhir Zaman: Mengapa Wanita Menjadi Sasaran Utama Fitnah Dajjal?
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved