Pembunuhan Ibu dan Anak Gadisnya Belum Terungkap, Tangis Haru Warga Subang Pecah Saat Gelar Istigasah
Kamis, 09 September 2021 - 22:50 WIB
loading...
Ratusan warga Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar istiqosah dan doa bersama agar segera terungkapnya kasus pembunuhan ibu dan anak. Foto/iNews TV/Yudy Heryawan Juanda
A
A
A
SUBANG - Tangis haru ratusan warga pecah, saat menggelar doa bersama dan istigasah untuk ibu dan anak gadisnya, Tuti (53) dan Amelia Mustika Ratu (23), Kamis (9/9/2021) malam.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Ditelanjangi dan Dibunuh, Keponakan Korban Biasa Datang Malam Hari
Kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tersebut, telah terjadi tiga pekan silam. Tetapi, hingga kini kasusnya tak kunjung mampu diungkap.
Doa bersama dan istigasah tersebut, digelar di jalan yang berada di samping rumah korban. Ratusan warga berkumpul dan dengan kompak datang memanjatkan doa untuk kedua almarhumah.
Baca juga: Pemandu Lagu Cantik Dibunuh Selingkuhannya Usai Asyik Berhubungan Badan
Kepala Desa Jalancagak, Indra Zainal Alim mengatakan, doa bersama dan istigasah ini digelar atas inisiatif warga untuk mendoakan kedua korban, serta agar pelaku pembunuhan segera tertangkap.
"Sudah tiga pekan lebih sejak kejadian pembunuhan, Polres Subang belum kunjung dapat mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak ini. Diharapkan doa bersama ini, dapat membantu pihak kepolisian untuk segera mengunkap kasus pembunuhan tersebut," ungkap Indra.
![Pembunuhan Ibu dan Anak Gadisnya Belum Terungkap, Tangis Haru Warga Subang Pecah Saat Gelar Istigasah]()
Anak pertama korban, Yoris nampak tak kuasa menahan tangisnya. Beberapa kali warga yang hadir dalam acara doa bersama dan istigasah tersebut mencoba menenangkannya. "Saya berharap, pelaku pembunuhan terhadap ibu dan ada saya segera tertangkap," tuturnya.
Baca juga: Setubuhi Bidan Cantik, Anggota Polres Lampung Utara Divonis 8 Tahun Penjara
Setelah menggelar doa bersama, ratusan warga langsung membubarkan diri. Sementara tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan dijaga ketat oleh pihak kepolisian untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Ditelanjangi dan Dibunuh, Keponakan Korban Biasa Datang Malam Hari
Kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tersebut, telah terjadi tiga pekan silam. Tetapi, hingga kini kasusnya tak kunjung mampu diungkap.
Doa bersama dan istigasah tersebut, digelar di jalan yang berada di samping rumah korban. Ratusan warga berkumpul dan dengan kompak datang memanjatkan doa untuk kedua almarhumah.
Baca juga: Pemandu Lagu Cantik Dibunuh Selingkuhannya Usai Asyik Berhubungan Badan
Kepala Desa Jalancagak, Indra Zainal Alim mengatakan, doa bersama dan istigasah ini digelar atas inisiatif warga untuk mendoakan kedua korban, serta agar pelaku pembunuhan segera tertangkap.
"Sudah tiga pekan lebih sejak kejadian pembunuhan, Polres Subang belum kunjung dapat mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak ini. Diharapkan doa bersama ini, dapat membantu pihak kepolisian untuk segera mengunkap kasus pembunuhan tersebut," ungkap Indra.

Anak pertama korban, Yoris nampak tak kuasa menahan tangisnya. Beberapa kali warga yang hadir dalam acara doa bersama dan istigasah tersebut mencoba menenangkannya. "Saya berharap, pelaku pembunuhan terhadap ibu dan ada saya segera tertangkap," tuturnya.
Baca juga: Setubuhi Bidan Cantik, Anggota Polres Lampung Utara Divonis 8 Tahun Penjara
Setelah menggelar doa bersama, ratusan warga langsung membubarkan diri. Sementara tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan dijaga ketat oleh pihak kepolisian untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
(eyt)
Lihat Juga :