Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Diprotes LSM, Ada Apa?
Kamis, 09 September 2021 - 20:49 WIB
loading...
Massa Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Blitar. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
A
A
A
BLITAR - Sejumlah orang yang mengatasnamakan Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI), berunjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Blitar. Mereka mempersoalkan mutasi pejabat yang berlangsung di lingkungan Pemkab Blitar.
Baca juga: Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Probolinggo, Firli Bahuri: Korupsi yang Sangat Kejam
Massa mendesak wakil rakyat mengusut dugaan adanya jual beli jabatan, dalam kebijakan mutasi yang dijalankan Bupati Blitar, Rini Syarifah. "Suara yang berkembang di kalangan ASN (Aparatur Sipil Negara), diduga ada (jual beli jabatan)," ujar Koordinator aksi Jaka Prasetya, Kamis (9/9/2021).
Belum lama ini mutasi pegawai ASN di lingkungan Pemkab Blitar digelar dua kali dalam sebulan. Pada 8 Agustus 2021, Rini Syarifah memutasi 237 pejabat eselon III dan IV. Kemudian dilanjut pada 27 Agustus 2021, sebanyak 58 pejabat eselon IV B hingga II B juga dimutasi.
Baca juga: Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Probolinggo, Firli Bahuri: Korupsi yang Sangat Kejam
Massa mendesak wakil rakyat mengusut dugaan adanya jual beli jabatan, dalam kebijakan mutasi yang dijalankan Bupati Blitar, Rini Syarifah. "Suara yang berkembang di kalangan ASN (Aparatur Sipil Negara), diduga ada (jual beli jabatan)," ujar Koordinator aksi Jaka Prasetya, Kamis (9/9/2021).
Belum lama ini mutasi pegawai ASN di lingkungan Pemkab Blitar digelar dua kali dalam sebulan. Pada 8 Agustus 2021, Rini Syarifah memutasi 237 pejabat eselon III dan IV. Kemudian dilanjut pada 27 Agustus 2021, sebanyak 58 pejabat eselon IV B hingga II B juga dimutasi.
Lihat Juga :