Selalu Dapat Remisi, Pemuka Agama Itu Akhirnya Berpulang Akibat Kebakaran Lapas Tangerang
Kamis, 09 September 2021 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, istri korban sempat pingsan berjam-jam. Istri korban belum bisa diajak bicara dengan orang banyak. “Ya biasa namanya orang kehilangan. Kemarin sempat pingsan, pingsan dengar berita di TV. Pingsan yang pertama 3 jam. Istrinya tahu dari berita,” ujarnya.
Wayan meninggalkan satu istri dan dua anak perempuan. “Yang besar SMP mau masuk SMK. Yang kecil belum sekolah. Tahun ini baru mau masuk TK,” kata Nyoman.
Keluarga belum tahu apakah akan langsung dikremasi atau tidak. Karena saat ini keluarga masih menunggu hasil dari rumah sakit. “Rumah sakit kelar hari ini besok dibawa. Tes DNA dulu. Baru nanti dibawa pulang,” ujarnya.
Nyoman menuturkan keputusan kremasi harus meminta persetujuan keluarga besar. Proses kremasi juga memerlukan dana besar. “Orang Bali nggak punya makam. Kalau nanti sudah ada dana baru kremasi. Kata Menkumham ada uang santunan. Saya dengar ada,” ucapnya.
Wayan meninggalkan satu istri dan dua anak perempuan. “Yang besar SMP mau masuk SMK. Yang kecil belum sekolah. Tahun ini baru mau masuk TK,” kata Nyoman.
Keluarga belum tahu apakah akan langsung dikremasi atau tidak. Karena saat ini keluarga masih menunggu hasil dari rumah sakit. “Rumah sakit kelar hari ini besok dibawa. Tes DNA dulu. Baru nanti dibawa pulang,” ujarnya.
Nyoman menuturkan keputusan kremasi harus meminta persetujuan keluarga besar. Proses kremasi juga memerlukan dana besar. “Orang Bali nggak punya makam. Kalau nanti sudah ada dana baru kremasi. Kata Menkumham ada uang santunan. Saya dengar ada,” ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :