Diguyur Hujan, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Sabar Menunggu Proses Identifikasi

Rabu, 08 September 2021 - 21:06 WIB
loading...
Diguyur Hujan, Keluarga...
Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Pol Hery Wijatmoko menjelaskan proses identifikasi kepada anggota korban meninggal kebakaran Lapas Tangerang. Foto: MNC Portal/Indra Purnomo
A A A
JAKARTA - Proses identifikasi korban meninggal akibat kebakaran Lapas Tangerang masih berjalan di gedung Sentra Visum dan Medikolegal, RS Polri Kramat Jati , Jakarta Timur, Rabu (8/9/2021) malam.

Pantauan MNC Portal di lokasi, proses identifikasi berlangsung di tengah hujan menguyur Ibu Kota Jakarta. Hujan mulai turun sekitar pukul 18.00 WIB dan hingga kini belum juga reda.

Baca juga: Bantu Proses Identifikasi Korban Kebakaran Lapas Tangerang, Keluarga Berdatangan ke RS Polri

Meski demikian, anggota keluarga korban masih sabar menunggu di teras Gedung Sentra Visum dan Medikolegal.

Komandan DVI Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Kombes Pol Hery Wijatmoko juga terlihat di teras Gedung Sentra Visum dan Medikolegal sembari memberikan arahan kepada anggota keluarga korban. "Kita ambil sampel DNA dulu," ujar Hery.

Hingga malam ini masih terdapat sejumlah keluarga korban yang sedang menunggu proses identifikasi. Mereka juga taat terhadap protokol kesehatan, salah satunya tertib menggunakan masker.

Baca juga: Hasil Olah TKP, Api yang Hanguskan Lapas Tangerang Bersumber dari Plafon

Diketahui, Tim Disaster Victim Identification (DVI) mulai mengidentifikasi 41 jenazah korban tewas dalam insiden kebakaran Lapas Tangerang. Proses identifikasi dilakukan dengan dua metode, yakni antemortem dan postmortem.

Kombes Herry mengatakan, tim yang menangani proses identifikasi jenazah berjumlah 50 orang lebih. Tim gabungan itu terdiri atas ahli forensik DNA, forensik pantologi, hingga forensik sidik jari. Kemudian tim dari inafis dan dpsikolog untuk pendampingan keluarga korban.

Proses identifikasi korban kebakaran Lapas Tangerang, butuh tim DVI yang banyak lantaran tengah dalam kondisi Covid-19, dimana petugas membutuhkan shift kerja.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Rekomendasi
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Berita Terkini
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Infografis
Kerugian Finansial yang...
Kerugian Finansial yang Dialami Israel Akibat Kebakaran Dahsyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved