Warga Jogja Terbantu dengan Serbuan Vaksinasi TNI AL-MNC Peduli di SMA Budya Wacana

Rabu, 08 September 2021 - 15:56 WIB
loading...
Warga Jogja Terbantu...
Warga Jogja antusias mengikuti Serbuan Vaksinasi TNI AL didukung MNC Peduli di SMA Budya Wacana, Rabu (8/9/2021). Foto/MPI/Priyo Setyawan
A A A
JOGJA - Warga Jogja antusias mengikuti serbuan vaksinasi TNI AL yang didukung MNC Peduli di SMA Budya Wacana, Rabu (8/9/2021). Mereka dengan tertib antre dan jaga jarak menunggu panggilan untuk memasuki tempat isolasi.

Mereka selanjutnya dipanggil satu per satu munuju tempat skrining, untuk mengecek kondisi kesehatan. Bagi yang lolos kemudian menuju ke meja registrasi untuk pendataan diri ikut Serbuan Vaksinasi.

Selesai didata, selanjutnya ke meja vaksinasi untuk mendapatkan suntikan vaksin jenis Sinovac. Usai divaksin masuk ke tempat observasi selama 15-30 menit, guna mengetahui apakah ada kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI). Jika tidak ada gejala, maka mereka diperbolehkan meninggalkan lokasi disertai dengan kartu bukti telah divaksin.

Baca juga: Serbuan Vaksinasi TNI AL - MNC Peduli di SMA Budya Wacana Jogja Sasar 1.200 Warga

Ketua MNC Peduli, Syafril Nasution menjelaskan, MNC Peduli sangat mendukung pemerintah untuk menekan angka COVID-19 di Indonesia. Melalui vaksinasi inilah MNC Peduli turut ikut berkontribusi guna membantu masyarakat agar mendapatkan vaksin untuk melindungi diri.

"Kita tujuannya mendorong dan membantu pemerintah menekan COVID-19 ini dengan melakukan vaksinasi, masyarakat juga mudah mendapatkan vaksin. Untuk itu memgajak warga yang belum vaksin segera melakukan vaksin dengan mendatangi lokasi vaksin. Sehingga jika semua telah tervaksin bisa hidup normal," jelasnya.

Baca juga: Dukung Terwujudnya Herd Immunity, TNI AL - MNC Peduli Gelar Serbuan Vaksinasi di Sleman

Sementara itu, Naning (20) mengaku sangat senang bisa mengikuti Serbuan Vaksinasi ini. Sebab, sebelumnya selalu gagal mendaftar vaksin lewat aplikasi.

Sehingga serbuan vaksinasi TNI AL yang didukung MNC Peduli di SMA Budya Wacana Jogja sangat memundahkan warga untuk mendapatkan vaksin. Pelaksanaan vaksinasi juga tertib, rapi dan cepat.

"Ini vaksin pertama, perasaan senang, sebab pernah mencoba dua kali daftar lewat aplikasi sampai sekarang belum ada konfirmasi. Tapi serbuan vaksin ini, hanya diminta data KTP langsung bisa divaksin," katanya.

Peserta vaksin lainnya, Bayu Cahyo (24) mengatakan kegiatan ini sangat membantu. Warga tidak perlu repot masuk link untuk mendaftar. Biasanya kalau melalui link, selalu kuotanya sudah penuh.

Selain itu juga menunggu lama konfirmasi bisa ikut vaksin atau tidak. Untuk pendaftaran link, meski sudah dua kali daftar namun sampai sekarang belum ada kepastian.

"Serbuan Vaksinasi TNI AL-MNC Peduli ini, sangat membantu," aku warga Ngluwar, Magelang itu.

Hal yang sama diungkapkan peserta vaksin lainnya, Inung (25). Menurutnya vaksinasi yang dilaksanakan TNI AL didukung MNC Peduli sangat bagus dan memudahkan warga.

Sebab untuk mendapatkan vaksin sangat susah. Dirinya sudah berkali-kali daftar lewat aplikasi tetapi selalu kehabisan kuota. Namun di sini daftar langsung bisa divaksin. Apalagi juga tidak pernu menunggu lama untuk mendapatkan giliran divaksin. "Tidak sampai 30 menitan sudah divaksin," papar warga Wirobarjan, tersebut.

Menurut mereka vaksin sangat penting, karena selain untuk beberapa persyaratan beraktivitas, dengan vaksin diharapkan akan membentuk kekebelan tubuh. Sehingga bisa beraktivitas normal kembali.

Kepala Balai Kesehatan Lanal Jogja, Lettu Laut (K/W) Erlina Fauziyah mengatakan, serbuan vaksinasi ini selain untuk memudahkan warga mendapatkan vaksin, juga membantu program percepatan vaksin guna pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok, serta mencegah dampak COVID-19. Baik dari sisi kesehatan maupun kehidupan lainnya

Lurah Terban, Gondokusuman, Yogyakarta, Narotama mengatakan kegiatan ini memang bukan hanya untuk warga Terban saja. Namun warga luar Terban bisa mendapatkannya. Dari sasaran 1.200 orang, sebanyak 600 orang warga Terban dan 600 orang warga di luar warga Terban.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Rekomendasi
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved