Dampingi Kunker Luhut di Bandung, Ridwan Kamil Pamer Wajah Baru DAS Citarum
Rabu, 08 September 2021 - 02:03 WIB
loading...
Kunjungan Kerja: Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan dan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil memberikan keterangan terkait penanganan DAS Citarum secara virtual, Selasa (7/9/2021). Foto SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan dalam kunjungan kerjanya di Bandung, Selasa (7/8/201).
Dalam kunker tersebut, Menko Luhut meninjau progres pelaksanaan program percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan daerah aliran sungai (DAS) Citarum di Secaba Rindam III Siliwangi, TPSA Cicabe, Jajaway Cidurian, dan Kantor Satuan Tugas (Satgas) Citarum. Baca juga: Percepat Pemulihan Ekonomi, Ridwan Kamil Genjot Daya Beli dan Pengeluaran Pemerintah
Dalam kesempatan itu, Kang Emil, sapaan akrab gubernur memaparkan kondisi terkini sungai terpanjang di wilayah Provinsi Jabar itu. Menurutnya, berkat kerja sama semua pihak, sungai yang sempat mendapat julukan sungai terkotor di dunia itu kini memiliki wajah baru.
Kang Emil mengatakan, wajah baru Citarum yang jauh lebih baik saat ini tak lepas dari hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2018 tentang percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum yang dikemas melalui program Citarum Harum.
Kang Emil menyebut, pandemi COVID-19 juga memberikan pelajaran berharga tentang arti kekompakan dan kebersamaan. Menurutnya, tanpa kekompakan dan kebersamaan semua pihak, tidak mungkin pandemi dapat terkendali.
"Citarum juga sama, makanya sebelum ada perpres Citarum itu susah (ditangani), tapi semenjak ada perpres, berhimpunlah warna warni seragam ini menjadi satu pasukan, satu kesatuan, sehingga hasilnya luar biasa," tutur Kang Emil di hadapan Menko Luhut.
Dalam kunker tersebut, Menko Luhut meninjau progres pelaksanaan program percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan daerah aliran sungai (DAS) Citarum di Secaba Rindam III Siliwangi, TPSA Cicabe, Jajaway Cidurian, dan Kantor Satuan Tugas (Satgas) Citarum. Baca juga: Percepat Pemulihan Ekonomi, Ridwan Kamil Genjot Daya Beli dan Pengeluaran Pemerintah
Dalam kesempatan itu, Kang Emil, sapaan akrab gubernur memaparkan kondisi terkini sungai terpanjang di wilayah Provinsi Jabar itu. Menurutnya, berkat kerja sama semua pihak, sungai yang sempat mendapat julukan sungai terkotor di dunia itu kini memiliki wajah baru.
Kang Emil mengatakan, wajah baru Citarum yang jauh lebih baik saat ini tak lepas dari hadirnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2018 tentang percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum yang dikemas melalui program Citarum Harum.
Kang Emil menyebut, pandemi COVID-19 juga memberikan pelajaran berharga tentang arti kekompakan dan kebersamaan. Menurutnya, tanpa kekompakan dan kebersamaan semua pihak, tidak mungkin pandemi dapat terkendali.
"Citarum juga sama, makanya sebelum ada perpres Citarum itu susah (ditangani), tapi semenjak ada perpres, berhimpunlah warna warni seragam ini menjadi satu pasukan, satu kesatuan, sehingga hasilnya luar biasa," tutur Kang Emil di hadapan Menko Luhut.
Lihat Juga :