Ungkap Prostitusi Anak di Bawah Umur, Polisi Sebut Mucikari Punya Peran Berbeda
Selasa, 07 September 2021 - 19:56 WIB
loading...
Mucikari prostitusi anak di bawah umur ZF (18) dan RF (19) memiliki peran tersendiri dalam bisnis esek-esek ini. Foto: SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Mucikari prostitusi anak di bawah umur ZF (18) dan RF (19) memiliki peran tersendiri dalam bisnis esek-esek ini. Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama.
Menurut Wiratama, pelaku RF memiliki peran sebagai pencari atau perekrut gadis di bawah umur 17 tahun yang mau diajak terjun dalam bisnis haram serta membutuhkan biaya hidup yang super instan. Baca juga: Polisi Bongkar Prostitusi Anak di Bawah Umur di Sebuah Hotel Tanjung Priok
"RF itu mencari wanitanya atau bisa dibilang korbannya yang bisa dijadikan wanita penghibur. Karena himpitan ekonomi dan gaya hidup, sehingga membutuhkan uang instan," kata Wiratama saat ditemui di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (7/9/2021).
Sementara itu untuk pelaku ZF memiliki tugas yang mencari pelanggan atau pria hidung belang yang ingin dipuaskan oleh gadis bau kencur itu.
"ZF itu mencari pelanggan di internet, di media sosial, sehingga mendapatkan pelanggan," ujarnya.
Menurut Wiratama, pelaku RF memiliki peran sebagai pencari atau perekrut gadis di bawah umur 17 tahun yang mau diajak terjun dalam bisnis haram serta membutuhkan biaya hidup yang super instan. Baca juga: Polisi Bongkar Prostitusi Anak di Bawah Umur di Sebuah Hotel Tanjung Priok
"RF itu mencari wanitanya atau bisa dibilang korbannya yang bisa dijadikan wanita penghibur. Karena himpitan ekonomi dan gaya hidup, sehingga membutuhkan uang instan," kata Wiratama saat ditemui di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (7/9/2021).
Sementara itu untuk pelaku ZF memiliki tugas yang mencari pelanggan atau pria hidung belang yang ingin dipuaskan oleh gadis bau kencur itu.
"ZF itu mencari pelanggan di internet, di media sosial, sehingga mendapatkan pelanggan," ujarnya.
Lihat Juga :