Sudah 4 Tahun Laporan Penganiayaan Terhadap Anak Driver Ojek Online Ini Belum Direspons Polisi

Selasa, 07 September 2021 - 19:16 WIB
loading...
Sudah 4 Tahun Laporan...
Iqbal (19) anak driver ojek online di Kabupaten Bekasi yang menderita stroke karena dianiaya sejumlah orang. Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A A A
BEKASI - Sudah jatuh tertimpa tangga, istilah itu yang menimpa seorang pengemudi ojek online (Ojol) bernama Sachroni (45) di Kabupaten Bekasi. Bagaimana tidak, laporan Sachroni terkait penganiayaan terhadap anaknya yang bernama Iqbal (19) selama empat tahun tidak pernah direspons oleh petugas kepolisian.

Sachroni melaporkan bahwa anaknya menjadi korban perundungan oleh sekelompok pemuda. Saat itu, Sachroni melaporkan kasus perundungan itu ke Kepolisian Sektor Tambun dengan nomor laporan B/1478/TPL-1/XII/2017/Polsek Tambun pada tahun 2017 lalu. Namun hingga kini kasus ini tidak dipernah ditindaklanjuti. Padahal, Iqbal mengalami kejadian yang tidak manusiawi.

Selain menjadi korban pengeroyokan, Iqbal kala itu harus menjalani perawatan itensif karena luka berat dianiaya oleh sekelompok pemuda. Hingga Iqbal tak dapat sembuh seperti sediakala. Bahkan, Iqbal menderita stroke, kesulitan jalan, kesulitan dalam menglihat, dan lainnya. Selain itu juga, saat ini Iqbal harus melakukan berobat berjalan.

Sachroni menceritakan, dia hanya memperjuangkan nasib anaknya yang tidak bisa sekolah karena perlakuan penganiayaan sejumlah orang yang tak dikenal. Laporan atas penganiayaan terhadapnya terjadi sejak tahun 2017 lalu. Namun hingga saat ini proses hukum masih berjalan ditempat tanpa adanya ditetapkan tersangka.

”Saya kenal sama pelaku yang telah menganiaya anak saya, bahkan yang ngikat lalu menganiaya mengakui perbuatan itu. Namun anehnya kenapa polisi tidak menetapkan tersangka kepada yang telah melakukan penganiayaan terhadap anak saya,” katanya Senin (7/9/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Rekomendasi
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
Berita Terkini
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved