Terkena Aglomerasi Bandung Raya, KBB Mesti Terapkan PPKM Level 3
Selasa, 07 September 2021 - 14:24 WIB
loading...
Plt Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan
A
A
A
BANDUNG BARAT - Kasus COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga kini angkanya melandai dan ditandai dengan keterisian tempat tidur di rumah sakit yang juga terus turun.
Kondisi itu berimbas kepada hasil evaluasi zonasi dari provinsi yang mengkategorikan KBB masuk level 2. Hanya karena masih aglomerasi Bandung Raya maka saat ini masih ikut PPKM Level 3.
Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengatakan, selama tiga pekan menjalankan PPKM Level 3 kasus COVID-19 berhasil ditekan. Sehingga secara kategori KBB masuk zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19. Itu dibuktikan dengan tidak ada satupun RT yang masuk zona merah.
Baca juga: Layanan Seks Online di Bandung Dibongkar Polisi, Sekali Kencani Wanita Muda Tarifnya Rp250 Ribu
"Berdasarkan evaluasi provinsi, sebetulnya KBB masuk level 2. Tapi kan masuk aglomerasi Bandung Raya yang masih level 3 sehingga harus ikut kebijakan tersebut," ucapnya, Selasa (7/9/2021).
Kondisi itu berimbas kepada hasil evaluasi zonasi dari provinsi yang mengkategorikan KBB masuk level 2. Hanya karena masih aglomerasi Bandung Raya maka saat ini masih ikut PPKM Level 3.
Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengatakan, selama tiga pekan menjalankan PPKM Level 3 kasus COVID-19 berhasil ditekan. Sehingga secara kategori KBB masuk zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19. Itu dibuktikan dengan tidak ada satupun RT yang masuk zona merah.
Baca juga: Layanan Seks Online di Bandung Dibongkar Polisi, Sekali Kencani Wanita Muda Tarifnya Rp250 Ribu
"Berdasarkan evaluasi provinsi, sebetulnya KBB masuk level 2. Tapi kan masuk aglomerasi Bandung Raya yang masih level 3 sehingga harus ikut kebijakan tersebut," ucapnya, Selasa (7/9/2021).
Lihat Juga :