Khawatir Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Tak Ingin Buru-Buru Gelar PTM
Selasa, 07 September 2021 - 07:47 WIB
loading...
Seorang siswa sedang belajar daring dari rumah didampingi orang tuanya. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan tak ingin buru-buru menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Padahal, dari hasil Focus Group Discussion (FGD) antara Dewan Pengawas Pendidikan, Dinas Pendidikan ( Disdik ), Ahli Epidemiolog dan Organisasi Keguruan, sepakat mendesak pemerintah menggelar PTM untuk kecamatan penyandang zona hijau.
Wali Kota Makassar , Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengaku khawatir kasus harian Covid-19 kembali mengalami peningkatan. Dirinya hanya ingin menggelar tatap muka jika Makassar secara keseluruhan sudah menyandang zona kuning.
"Boleh diusulkan, tetapi kita-kita yang tau kondisi. Dewan Pendidikan dalam bahasa pendidikan iya. Tuntutan anak-anak, tuntutan orang tua, guru mau PTM. Tapi kami yang tau (kondisi)," tuturnya.
Soal kecamatan yang sudah zona hijau, Danny tak ingin sesumbar, namun potensi pembukaan harus tetap dikaji mendalam bersama Ahli Epidemilog. Misalnya, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Padahal, dari hasil Focus Group Discussion (FGD) antara Dewan Pengawas Pendidikan, Dinas Pendidikan ( Disdik ), Ahli Epidemiolog dan Organisasi Keguruan, sepakat mendesak pemerintah menggelar PTM untuk kecamatan penyandang zona hijau.
Wali Kota Makassar , Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengaku khawatir kasus harian Covid-19 kembali mengalami peningkatan. Dirinya hanya ingin menggelar tatap muka jika Makassar secara keseluruhan sudah menyandang zona kuning.
"Boleh diusulkan, tetapi kita-kita yang tau kondisi. Dewan Pendidikan dalam bahasa pendidikan iya. Tuntutan anak-anak, tuntutan orang tua, guru mau PTM. Tapi kami yang tau (kondisi)," tuturnya.
Soal kecamatan yang sudah zona hijau, Danny tak ingin sesumbar, namun potensi pembukaan harus tetap dikaji mendalam bersama Ahli Epidemilog. Misalnya, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Lihat Juga :