Pain Clinic Siloam Hospital Bekasi Timur, Atasi Nyeri Kepala Tanpa Operasi

Senin, 06 September 2021 - 22:55 WIB
loading...
Pain Clinic Siloam Hospital...
Siloam Hospitals Bekasi Timur membuka layanan Pain Clinic untuk membantu pasien mengatasi berbagai gangguan nyeri kepala melalui tata kelola atau Manajemen Terapi Nyeri Intervensi (Interventional Pain Management). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BEKASI - Siloam Hospitals Bekasi Timur membuka layanan Pain Clinic untuk membantu pasien mengatasi berbagai gangguan nyeri kepala melalui tata kelola atau Manajemen Terapi Nyeri Intervensi (Interventional Pain Management). Terapi ini merupakan tindakan minimal invasif melalui panduan dengan alat dalam mengobati keluhan nyeri, berupa nyeri akut dan nyeri kronik, nyeri jangka panjang ataupun permanen.

"Tujuan terapi ini untuk memblok saraf dan meregenerasi area di tempat sumber atau perjalanan nyeri dengan panduan alat seperti Fluoroskopi (C-arm) dan Ultrasonografi (USG),” kata dr Reno Yonora Sp An, dalam bincang sehat melalui Instagram live Siloam Hospitals Bekasi Timur pada Jumat 3 September 2021. (Baca juga; 5 Makanan Ini Dapat Bantu Anda Cegah Migrain dan Sakit Kepala )

“Bantuan alat Radiofrekuensi dapat dilakukan Ablasi atau Neuromodulasi yaitu gelombang radio yang digunakan menghentikan atau paling tidak, menenangkan jaringan saraf yang menjadi penghantar "sinyal" nyeri dari sumber nyeri. Ada alat khusus mengarahkan gelombang dengan jarum yang mengarah langsung ke sumber nyeri " lanjut dokter spesialis Anastesi ini.

Penuturan dokter Reno dalam tema edukasi bertajuk "Solusi Terkini Atasi Nyeri Tanpa Operasi" itu merupakan teknik terupdate dalam mengatasi rasa nyeri. Menurut dia, Interventional Pain Management memiliki keunggulan, selain tindakan yang minimal invasif, waktu pemulihan pasca tetapi cepat dan efek anti nyeri dirasakan untuk jangka panjang, dan pasien tidak harus mengonsumsi obat lagi.

"Interventional Pain Management menjadi pilihan terapi penghilang rasa nyeri jika pasien tidak merasakan efek yang berarti terhadap obat anti nyeri oral (yang diminum), atau pasien yang takut dioperasi. Termasuk pasien pasca operasi namun keluhan nyeri tetap dirasakan,” ungkap Reno. (Baca juga; Edukasi Masyarakat, Siloam Hospitals Surabaya Bahas Penyebab Sakit Kepala )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Pramono Anung Resmikan...
Pramono Anung Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Fokus Layani Ibu dan Anak
Rekomendasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Menakar Peluang Timur...
Menakar Peluang Timur Kapadze Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved