Klaster Pasar Cileungsi Sumbang Kasus Positif Covid-19 Terbanyak di Kabupaten Bogor
Sabtu, 30 Mei 2020 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, kata dia, akan dilanjutkan dengan screening pedagang dan pengunjung pasar yang diperketat agar tidak terjadi penumpukan keramaian pada saat nanti ketika Pasar beroperasi kembali."Pandemi ini merupakan masalah global yang tidak bisa dihindari, Tohaga akan terus bekerja sama dengan aparat untuk memperketat protokol kesehatan dan juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk menyisir area terdampak di wilayah Cileungsi khususnya di Pasar Cileungsi," jelasnya.
Dia membenarkan, ada empat pedagang Pasar Cileungsi yang dinyatakan positif berdasarkan hasil swab yang dilakukan Gugus Covid-19 TK Kecamatan Cileungsi 15 Mei lalu."Sudah pasti protokol Covid-19 kami perketat, tidak ada toleransi bagi pedagang dan pengunjung yang tidak menggunakan masker, penyemprotan disinfektan akan lebih intens, dan yang paling penting rapid test cluster Pasar Cielungsi wajib dan segera dilakukan," tegasnya.
Pihaknya menyatakan masalah ini tidak bisa di handle mandiri oleh PD Pasar Tohaga, namun perlu bantuan semua pihak termasuk warga masyarakat agar bersama sama menjaga jarak dan menerapkan secara benar protokol kesehatan Covid-19. "Kami terus kaji dan evaluasi kluster Pasar Cileungsi ini bekerja sama dengan tim Gugus Covid TK Kecamatan dan TK Kabupaten Bogor untuk memutuskan kapan Pasar Cileungsi akan berjalan normal kembali, segera akan kami rilis setelah ada hasil yang baik," ujarnya.
Untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di daerah terdampak, Haris menerangkan bahwa sudah jauh jauh hari pihaknya mengenalkan sistem belanja online yang bisa di akses manual via nomer WhatsApp ataupun via website. "Untuk mengurangi keramaian pasar, pembeli bisa menghubungi line mitoha online pasar terdekat selain Cileungsi dan atau dengan mengakses web mitoha.id, warga tetap bisa berbelanja tanpa harus keluar rumah, prorgam tersebut memang sementara kami luncurkan khusus untuk kebutuhan pangan," ucapnya.
Dia membenarkan, ada empat pedagang Pasar Cileungsi yang dinyatakan positif berdasarkan hasil swab yang dilakukan Gugus Covid-19 TK Kecamatan Cileungsi 15 Mei lalu."Sudah pasti protokol Covid-19 kami perketat, tidak ada toleransi bagi pedagang dan pengunjung yang tidak menggunakan masker, penyemprotan disinfektan akan lebih intens, dan yang paling penting rapid test cluster Pasar Cielungsi wajib dan segera dilakukan," tegasnya.
Pihaknya menyatakan masalah ini tidak bisa di handle mandiri oleh PD Pasar Tohaga, namun perlu bantuan semua pihak termasuk warga masyarakat agar bersama sama menjaga jarak dan menerapkan secara benar protokol kesehatan Covid-19. "Kami terus kaji dan evaluasi kluster Pasar Cileungsi ini bekerja sama dengan tim Gugus Covid TK Kecamatan dan TK Kabupaten Bogor untuk memutuskan kapan Pasar Cileungsi akan berjalan normal kembali, segera akan kami rilis setelah ada hasil yang baik," ujarnya.
Untuk pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya di daerah terdampak, Haris menerangkan bahwa sudah jauh jauh hari pihaknya mengenalkan sistem belanja online yang bisa di akses manual via nomer WhatsApp ataupun via website. "Untuk mengurangi keramaian pasar, pembeli bisa menghubungi line mitoha online pasar terdekat selain Cileungsi dan atau dengan mengakses web mitoha.id, warga tetap bisa berbelanja tanpa harus keluar rumah, prorgam tersebut memang sementara kami luncurkan khusus untuk kebutuhan pangan," ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :