Sri Mulyani Persilakan Kemenkeu Jadi Destinasi Belajar Bagi Mahasiswa dan Dosen Unej

Jum'at, 03 September 2021 - 20:35 WIB
loading...
Sri Mulyani Persilakan...
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mempersilahkan mahasiswa dan dosen untuk belajar dan magang di kementerian yang dipimpinnya. Foto/Ist.
A A A
JEMBER - Mahasiswa dan dosen di Universitas Jember (Unej), diberikan kesempatan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani untuk belajar dan magang di kementerian yang dipimpinnya, dalam rangka menyukseskan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang sudah digagas KemendikbudRistek.

Baca juga: Program 'Merdeka Belajar Kampus Merdeka' Kolaborasi Unpad-ITB Diluncurkan

Jaminan ini disampaikan oleh Sri Mulyani saat memberikan arahan dalam kegiatan penandatanganan naskah kerjasama (Memorandum of Understanding, MoU) antara Kemenkeu dengan tiga Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yakni Universitas Jember, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta secara daring, Jumat (3/9/2021).

Kemenkeu ingin agar semakin banyak warga Indonesia, khususnya mahasiswa dan dosen yang tahu dan paham bagaimana keuangan negara diatur dan dijalankan untuk kemakmuran bangsa. "Saya ingin agar tercipta sebuah pemahaman dasar, khususnya di kalangan generasi millenial mengenai bagaimana kami sebagai bendahara negara mengolah pendapatan negara, mengalokasikannya, apa saja kebijakan yang dihasilkan serta menjaga prosesnya tetap transparan sekaligus akuntabel," jelas Sri Mulyani yang didampingi Sekertaris Jenderal Kemenkeu, Heru Pambudi.

Baca juga: Dituduh Injak Kepala dan Pukul Payudara Wanita Seksi, Kades Sidomulyo: Dia Mabuk Berat

Generasi millenial, termasuk mahasiswa saat ini menjadi target, sebab mereka ini generasi yang semenjak dini sudah mengenal kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang memiliki perbedaan dengan generasi sebelumnya.

"Generasi millenial dengan keunggulannya, diharapkan mampu berperan serta dalam pembangunan sesuai kapasitasnya, tentu dengan cara-cara dan pendekatan yang menyesuaikan dengan karakteristik mereka. Termasuk adanya program MBKM memberikan kesempatan bagi generasi millenial untuk belajar tidak hanya di kampus, namun juga di luar kampus," tutur Sri Mulyani.

Ketiga, Sri Mulyani melihat magang penting, mengingat masa magang menjadi masa tranformasi bagi mahasiswa dari masa belajar ke masa persiapan untuk bekerja. "Masa magang menuntut rasa tanggungjawab, sebab dalam magang peserta dilatih dan disertakan dalam proses mengambil keputusan yang efeknya bisa berdampak bagi banyak orang. Artinya magang juga mendidik seseorang menjadi lebih dewasa. Sementara bagi Kemenkeu, melaksanakan program magang juga berarti menerima masukan dan inovasi baru. Artinya magang menjadi kegiatan yang menguntungkan semua pihak," imbuhnya.

Sri Mulyani Persilakan Kemenkeu Jadi Destinasi Belajar Bagi Mahasiswa dan Dosen Unej


Sementara itu dalam laporannya, Sekertaris Jenderal Kemenkeu, Heru Pambudi menyampaikan jika Kemenkeu selama ini memang menjadi salah satu lokasi magang favorit bagi mahasiswa. Magang di Kemenkeu dibagi menjadi tiga, yakni magang mandiri, magang mikro kredensial dan magang kerjasama seperti yang dilakukan saat ini antara Kemenkeu dengan Universitas Jember, Universitas Padjadjaran dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

"Dari data yang ada, hingga bulan Agustus 2021 ini, tercatat ada 1.623 peserta magang di seluruh unit kerja yang ada di lingkungan Kemenkeu. Tidak hanya peserta magang dari PTN dan PTS saja, kami mencatat ada 5 mahasiswa asing yang magang di Kemenkeu," kata Heru Pambudi.

Baca juga: Ponsel Berisi Data Kampung Dijual Teman Sendiri untuk Pesta Miras

Sebelum penandatanganan naskah kerjasama dilakukan, tampil memberikan sambutan adalah Plt. Dirjen Dikti KemendikbudRistek, Nizam. Dalam sambutannya Nizam menjelaskan salah satu tujuan program MBKM adalah untuk mendekatkan lulusan perguruan tinggi dengan dunia kerja serta meminimalisir missing link antara perguruan tinggi dengan dunia kerja.

"Sebelumnya kurikulum yang kita buat berdasarkan masukan dari lulusan yang sudah bekerja, direvisi setiap lima tahunan. Namun pada saatnya kurikulum tersebut kita terapkan pada mahasiswa yang akan datang, maka kondisi dunia kerja saat itu sudah berubah. Oleh karena itu program MBKM memberikan kesempatan yang luas bagi mahasiswa untuk mencari ilmu di luar kampus, termasuk magang di dunia kerja agar kemampuan mereka sesuai dengan tuntutan jaman," ungkapnya.

Baca juga: Ratusan Liter Miras Cap Tikus Gagal Diselundupkan ke Talaud dan Ternate

Penandatanganan naskah kesepahaman, dilakukan antara Sekjen Kemenkeu dengan masing-masing Rektor PTN, dan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kepala Biro SDM Kemenkeu dengan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari masing-masing PTN. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Jember menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengimplementasikan kerjasama dengan Kemenkeu.

"Termasuk mempersiapkan para dosen yang menjadi pembina magang atau bahkan ingin magang. Sebab jangan sampai nanti mahasiswa yang usai magang justru lebih banyak tahu daripada dosennya. Kami juga berharap para pemangku kepentingan di Kemenkeu bisa menyempatkan menjadi dosen di kampus kami," kata Iwan Taruna.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelaku Penjarahan Rumah...
Pelaku Penjarahan Rumah Menkeu Sri Mulyani di Tangsel Ditangkap
Rumah Sri Mulyani Kini...
Rumah Sri Mulyani Kini Dijaga Ketat Prajurit TNI
Kesaksian dan Kecemasan...
Kesaksian dan Kecemasan Tetangga Sri Mulyani: Takutnya Nyebar ke Rumah Lain
Rumah Diduga Milik Sri...
Rumah Diduga Milik Sri Mulyani Dijarah Massa, TV hingga Panci Dibawa Kabur
Kawal Kedatangan Cristiano...
Kawal Kedatangan Cristiano Ronaldo, Polres Bandara Soetta Siagakan 100 Personel
Penyelundupan Barang...
Penyelundupan Barang Ilegal Senilai Rp4,1 Triliun di Pelabuhan Tanjung Perak Digagalkan
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
Rekomendasi
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved