Transjateng Libatkan Masyarakat untuk Awasi Operasional, Ini Alasannya

Jum'at, 03 September 2021 - 19:17 WIB
loading...
Transjateng Libatkan...
Sejumlah penumpang saat naik bus Transjateng di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (3/9/2021). Foto/Ist
A A A
SEMARANG - Transjateng terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah melibatkan masyarakat dalam melakukan pengawasan operasional moda transportasi umum tersebut.

Selain itu, pengelola Transjateng juga membuat kanal aduan melalui media sosial, telepon dan WhatsApp di nomor 08112820123.

Baca juga: Luncurkan Trans Jateng, Ganjar Ingin Sistem Transportasi Bagus Tapi Murah

"Semua aduan terkait operasional hingga kritik dan saran pasti kita tindaklanjuti. Kita komitmen untuk mewujudkan pelayanan prima dan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan," kata koordinator layanan Transjateng, Fidiyanto di Terminal Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng, Jumat (3/9/2021).

Dia mengatakan, Transjateng koridor satu rute Stasiun Tawang, Kota Semarang-Terminal Bawen melayani beberapa kategori penumpang, antara lain pegawai, pelajar, buruh pabrik dan penumpang lainnya. Transjateng harus bisa memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang.

"Maka dari itu, kami terus melakukan inovasi agar bisa memberikan pelayanan yang baik. Seperti memperpendek jarak antara bus yang satu dengan lainnya saat jam sibuk. Sehingga semua penumpang bisa terlayani," ujarnya.

Baca juga: Gegara Korban Berteriak, Pelaku Pemerkosaan Pilih Lari ke Kantor Polisi

Tak hanya itu, kata dia, semua armada yang beroperasional wajib berhenti disetiap selter meski bus dalam kondisi full penumpang. Kru armada yang saat itu penumpangnya penuh, wajib memberi saran kepada penumpang untuk naik bus di belakangnya. Ini dilakukan agar penumpang tidak kecewa.

"Kami juga menjamin keamanan barang penumpang yang tertinggal di bus. Jika ada aduan barang penumpang yang tertinggal, maka langsung kita komunikasikan dengan kru armada agar bisa segera diamankan. Dan sejauh ini, sudah ada sekitar 200 barang penumpang yang ketinggalan di bus dan sudah diserahkan kepada pemiliknya," ujarnya.

Ketua operator Transjateng koridor Bawen-Stasiun Tawang, Hadi Mustofa menambakan, semua kru armada Transjateng wajib memberikan pelayanan yang baik kepada penumpang.

"Jika ada penumpang yang sakit, kru juga harus siap memberikan pertolongan. Bahkan jika penumpang itu, mbutuhkan pelayanan medis kita antar ke klinik atau Puskesmas terdekat," ujarnya.

Menurutnya, pada masa pandemi COVID-19 ini, Transjateng menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebelum naik bus, penumpang di cek suhu badannya. Tak hanya itu, kru armada juga wajib mengatur jarak penumpang di dalam bus.

"Jumlah penumpang sudah dibatasi. Namun untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, kru wajib mengatur jarak penumpang. Ini sudah masuk standar operasional pelayanan pada masa pandemi COVID-19," ujarnya.

Sementara itu, anggota Komunitas Peduli Transportasi Kota Semarang, Tarigan menilai, secara umum pelayanan Transjateng sudah baik. Mulai dari kru armada dalam melayani penumpang hingga ketepatan waktunya sudah baik.

"Pelayanan sudah baik. Armadanya bersih, nyaman dan kru armadanya juga ramah. Meski demikian, Transjateng tetap harus melakukan terobosan dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan agar masyarakat bisa memilih menggunakan transportasi umum ketimbang naik mobil pribadi," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar...
Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Produksi Pita Cukai Ilegal di Jateng, Selamatkan Kerugian Negara Rp570 Miliar
Kala Warga dan Anak-Anak...
Kala Warga dan Anak-Anak Sekolah Antusias Sapa Prabowo di Magelang
Banjir dan Longsor Kepung...
Banjir dan Longsor Kepung Jateng: 3 Meninggal dan Ribuan Warga Terdampak
Dirut Transjakarta Target...
Dirut Transjakarta Target Layani 400 Juta Pelanggan di 2025
Wakapolri: SPPG Polri...
Wakapolri: SPPG Polri di Semarang Bukti Kepedulian pada Masyarakat
Kronologi Ricuh Massa...
Kronologi Ricuh Massa di Mapolda Jateng Pecah Dini Hari Tadi, Pos Polisi Dibakar
Fenomena Krisis Merayap...
Fenomena Krisis Merayap dan Kelas Menengah Indonesia
Angela Tanoesoedibjo...
Angela Tanoesoedibjo Buka Digital Innovation Awards 2026: Mari Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Siasati Kenaikan Harga,...
Siasati Kenaikan Harga, Belanja Masyarakat Kini Lebih Hemat dan Selektif
Rekomendasi
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Berita Terkini
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved