Terkait Penyerangan Anggota TNI di Papua, GMKI Harap Tidak Ganggu PON XX
Jum'at, 03 September 2021 - 16:05 WIB
loading...
Jefry Gultom, Ketua Umum PP GMKI. Foto SINDOnews.com
A
A
A
SIMALUNGUN - Terkait penyerangan yang menewaskan 4 anggota TNI AD oleh kelompok bersenjata di Posramil Kisor, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat , Pengurus Pusat GMKI (PP GMKI) menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa tersebut.
"Saya mewakili GMKI menyampaikan turut belasungkawa atas meninggalnya empat orang TNI dan satu orang hilang," ujar ketua umum PP GMKI, Jefri Gultom dalam siaran pers yang disampaikan kepada SiINDOnews, Jumat (3/9/2021). Baca juga: Ibunda Praka Dirhamsah Sempat Berfirasat Buruk Sebelum Dapat Kabar Putranya Gugur di Papua
Untuk menjaga suasana kondusif di Papua, GMKI meminta kepada Panglima TNI untuk tidak bereaksi cepat melakukan operasi militer di daerah Maybrat, Provinsi Papua Barat dan berharap pelaku penyerangan ditemukan dan diproses secara hukum.
PP GMKI menyayangkan terjadi penyerangan anggota TNI menjelang diselenggarakan PON XX di tanah Papua dan mengharapkan kejadian itu tidak mengganggu persiapan penyelenggaraan PON XX di tanah Papua.
"PON di tanah Papua merupakan sejarah baru bagi masyarakat di sana. Melalui semangat PON XX Papua, kita harus tunjukkan Indonesia sebagai negara berdaulat", ujar Jefri Gultom. Baca juga:T iga Pekan Jelang PON, Bupati Jayapura Periksa Kesiapan dan Rekrutmen Relawan
Dalam pernyataan penutupnya, Jefri menyampaikan bahwa GMKI percaya terhadap kinerja TNI-POLRI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua.
"Saya mewakili GMKI menyampaikan turut belasungkawa atas meninggalnya empat orang TNI dan satu orang hilang," ujar ketua umum PP GMKI, Jefri Gultom dalam siaran pers yang disampaikan kepada SiINDOnews, Jumat (3/9/2021). Baca juga: Ibunda Praka Dirhamsah Sempat Berfirasat Buruk Sebelum Dapat Kabar Putranya Gugur di Papua
Untuk menjaga suasana kondusif di Papua, GMKI meminta kepada Panglima TNI untuk tidak bereaksi cepat melakukan operasi militer di daerah Maybrat, Provinsi Papua Barat dan berharap pelaku penyerangan ditemukan dan diproses secara hukum.
PP GMKI menyayangkan terjadi penyerangan anggota TNI menjelang diselenggarakan PON XX di tanah Papua dan mengharapkan kejadian itu tidak mengganggu persiapan penyelenggaraan PON XX di tanah Papua.
"PON di tanah Papua merupakan sejarah baru bagi masyarakat di sana. Melalui semangat PON XX Papua, kita harus tunjukkan Indonesia sebagai negara berdaulat", ujar Jefri Gultom. Baca juga:T iga Pekan Jelang PON, Bupati Jayapura Periksa Kesiapan dan Rekrutmen Relawan
Dalam pernyataan penutupnya, Jefri menyampaikan bahwa GMKI percaya terhadap kinerja TNI-POLRI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua.
(don)
Lihat Juga :