Emak-emak di Mojokerto dan Jombang Tertipu Arisan Online, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Rabu, 01 September 2021 - 17:29 WIB
loading...
Emak-emak di Mojokerto...
Putri Dwi (19), warga Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, saat melapor ke Polresta Mojokerto. Ia melaporkan dugaan penipuan berkedok arisan online.Foto/SINDOnews/Istimewa.
A A A
MOJOKERTO - Aksi penipuan berkedok arisan online kembali terjadi di Mojokerto. Ratusan perempuan mulai remaja hingga emak-emak menjadi korbannya. Akibat penipuan ini, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Pelaku merupakan seorang wanita berinisial SMF, warga Kabupaten Jombang. Ia dilaporkan Putri Dwi ke Satreskrim Polres Kota (Polresta) Mojokerto. Dalam laporannya, remaja berusia 19 tahun itu mengaku menjadi korban penipuan berkedok arisan online yang dilakukan SMF.

"Saya melaporkan karena merasa menjadi korban penipuan," kata Putri, perempua asal Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Warga Sleman Jadi Miliarder Dadakan karena Dapat Ganti Untung Proyek Tol, Bupati: Jangan Boros!

Kepada awak media, Putri menyebutkan modus penipuan yang dilakukan yakni SMF menawari dirinya investasi dengan sistem paket simpan modal. Selanjutnya Putri juga diminta untuk mencari rekan lain dengan janji komisi Rp 50 ribu dari setiap orang yang berhasil direkrut menjadi anggota arisan bodong tersebut.

"Tanpa undian, anggota kelompok investasi (tanpa nama) ini dijanjikan bisa meraup keuntungan Rp 300 ribu per minggu. Saya baru bulan Agustus ini ikut mempromosikan (menjadi perantara) arisan ini. Sebelumnya saya anggota," imbuh Putri.

Awalnya investasi arisan online itu berjalan lancar. Namun sejak Agustus 2021 ini masalah mulai nampak. Pembayaran fee dari arisan online ini mulai tersendat. Bahkan hingga kini para anggota arisan juga merasakan sama.

Kecurigaan itu kian menguat lantaran SMF juga sulit dihubungi. Saat didatangi, tempat kediaman SMF juga sepi. "Saya punya sekitar 13 orang. Tapi waktu pencairan ini, dia (SMF) mulai mbulet," ucap Putri.

Baca juga: Jawa Timur Bebas Zona Merah COVID-19, Jangan Lengah dan Tetap Jaga Prokes

Hingga akhirnya, Putri memilih melaporkan SMF ke polisi. Berdasarkan informasi yang didapat Putri, korban dugaan penipuan yang dilakukan SMF ini mencapai ratusan orang. Tidak hanya warga Mojokerto, anggota arisan online SMF juga berasal dari Kabupaten Jombang.

"Kebanyakan ibu-ibu rumah tangga perantara sama anggotanya. Kalau di Jombang ada yang satu orang Rp400 juta. Kalau ditotal semua ada Rp2 miliar yang dibawa kabur (SMF)," tutur Putri.

Sementara itu Kanit Pidum Satreskrim Polresta Mojokerto Iptu R Bayu Aji membenarkan adanya laporan dugaan penipuan berkedok arisan online itu. Namun pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih detail perihal kasus tersebut. Lantaran saat ini masih laporan awal dari korban. "Iya ada pemeriksaan soal arisan bodong," kata Bayu Aji singkat.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Emak-emak di...
Protes Emak-emak di Lebak soal SPMB SMAN 1 Rangkasbitung
Polisi Amankan Anggota...
Polisi Amankan Anggota Polsek Dlanggu yang Rumahnya Meledak
2 Orang Tewas Akibat...
2 Orang Tewas Akibat Ledakan di Rumah Anggota Polisi di Mojokerto
Rumah Anggota Polisi...
Rumah Anggota Polisi di Mojokerto Meledak, Warga: Dikira Ban Meletus
Kemenangan di Depan...
Kemenangan di Depan Mata, Emak-emak Bojonegoro Kompak Dukung Wahono-Nurul
Program Sembako Murah...
Program Sembako Murah Iksan Jadi Magnet Dukungan Ibu-ibu Bungku Timur
Seskab Teddy Dengar...
Seskab Teddy Dengar dan Catat Keluhan Emak-emak Pengungsi di Agam
Bupati Pati Sudewo Disoraki...
Bupati Pati Sudewo Disoraki Emak-emak usai Diperiksa KPK Naik Alphard
Praperadilan Tom Lembong...
Praperadilan Tom Lembong Ditolak Hakim, Emak-emak Pendukung Ngamuk
Rekomendasi
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved