21 Tenaga Medis RS Ciremai Isolasi Mandiri Gara-gara Pasien Tak Jujur
Selasa, 21 April 2020 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ditanya keluarga pasien sudah ditanya bahwa tidak pernah kontak baik bepergian dengan keluar kota maupun dengan orang-orang. Sampai ditanyakan berulang-ulang, kita tegaskan ini untuk kepentingan dan kesehatan bersama," ujar Tetri.
Menurut Tetri, sebelum meninggal, pasien PDP yang dirawat di RS Ciremai ini belum sempat diambil swabnya. Namun, pasien tersebut dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test.
Masih kata Tetri, 21 tenaga medis yang sedang menjalani isolasi mandiri itu akan di rapid test. Ia berharap agar pasien lainnya yang memiliki riwayat perjalanan atau pernah melakukan kontak langsung dengan penderita Covid-19, bisa memberikan informasi yang sejujur-jujurnya kepada tenaga medis. Sehingga kejadian tersebut tidak terulang kembali.
"Untuk pasien sudah dilakukan rapid test hasilnya negatif, kalau swab belum sempat. Meninggalnya tanggal 15 April jam 00. Kita meminta pasien jujur karena dengan jujur penanganan kita akan lebih ekstra. Jangan beranggapan kalau jujur kita akan melantarkan. Karena kalau pasien Covid ada penanganan khusus dan ruang khusus," ucap dia.
Menurut Tetri, sebelum meninggal, pasien PDP yang dirawat di RS Ciremai ini belum sempat diambil swabnya. Namun, pasien tersebut dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test.
Masih kata Tetri, 21 tenaga medis yang sedang menjalani isolasi mandiri itu akan di rapid test. Ia berharap agar pasien lainnya yang memiliki riwayat perjalanan atau pernah melakukan kontak langsung dengan penderita Covid-19, bisa memberikan informasi yang sejujur-jujurnya kepada tenaga medis. Sehingga kejadian tersebut tidak terulang kembali.
"Untuk pasien sudah dilakukan rapid test hasilnya negatif, kalau swab belum sempat. Meninggalnya tanggal 15 April jam 00. Kita meminta pasien jujur karena dengan jujur penanganan kita akan lebih ekstra. Jangan beranggapan kalau jujur kita akan melantarkan. Karena kalau pasien Covid ada penanganan khusus dan ruang khusus," ucap dia.
(muh)
Lihat Juga :