Relokasi Korban Tragedi Longsor Sumedang Mangkrak, Bupati Geruduk Pusat

Rabu, 01 September 2021 - 06:07 WIB
loading...
Relokasi Korban Tragedi...
Tragedi longsor di Kampung Bojong Kondang, Cihanjuang, Cimanggung, Kabupaten Sumedang yang mengakibatkan 40 nyawa warga melayang. Foto/Dok
A A A
SUMEDANG - Bencana tanah longsor di Kampung Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, telah meninggalkan duka mendalam. Selain mengakibatkan 40 nyawa melayang, sejumlah rumah dan infrastruktur hancur akibat jebolnya benteng penahan tebing pada 9 Januari 2020 lalu itu. Bencana tersebut juga meninggalkan pekerjaan rumah cukup besar, yakni relokasi rumah warga yang menjadi korban tragedi itu.

Delapan bulan berlalu, upaya relokasi tersebut masih terkatung-katung. Pemkab Sumedang sendiri terus berupaya melakukan percepatan relokasi, termasuk mengupayakan pembangunan infrastruktur yang rusak di lokasi longsor. Baca juga: Tangis Pecah di Karo, 5 Orang Korban Logsor Ditemukan Tak Bernyawa

Bahkan, dalam upaya percepatan relokasi tersebut, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir pun akhirnya mendatangi langsung kantor BNPB, Kementerian Sosial RI, dan Kementerian PUPR secara maraton di Jakarta, Kamis 26 Agustus 2021 lalu.

Menurut Dony Ahmad Munir, Pemkab Sumedang sudah lama mengajukan relokasi rumah korban longsor kepada Kementerian PUPR dan sudah ditindaklanjuti Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan. "Setelah cek dan ricek, ada 40 KK yang siap direlokasi meliputi 20 KK dari SBG, 10 KK dari Perumahan Pondok Daud, dan 10 KK masyarakat sekitar yang terdampak," ujar Dony, Selasa (31/8/2021).

Namun, lanjut Dony, Kementerian PUPR hanya mengalokasikan anggaran untuk pembangunan 10 unit rumah dari total 40 unit rumah yang diusulkan untuk direlokasi. "Sebetulnya sudah lama kami ajukan ke Kementerian PUPR, namun ternyata hanya menyediakan 10 unit rumah untuk relokasi," ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta BNPB, Kemensos RI, dan Kementerian PUPR agar segera menuntaskan persoalan tersebut, yakni memenuhi kekurangan alokasi anggaran relokasi. "Jadi kami memohon langsung ke Jakarta agar kekurangan tersebut dapat dipenuhi," tegasnya.

Dony juga menjelaskan, awalnya, relokasi akan dilaksanakan di atas tanah milik Perumahan SBG. Namun, karena lahan yang tersedia hanya cukup untuk 30 rumah, pihaknya menyiapkan lahan alternatif milik Pemkab Sumedang di Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari.

"Lahan milik SBG untuk relokasi hanya cukup untuk 30 rumah. Oleh karenanya, kami sudah siapkan lahan alternatif di Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari dengan luas tanah kurang lebih setengah hektare," sebut Dony. Baca juga:
Longsor Akibat Hujan Deras Terjang Dua Rumah Warga di Kabupaten Bogor


Melihat urgensi permasalahan relokasi tersebut, kata Dony, semua pihak yang ditemuinya menyatakan akan segera membantu memenuhi permohonan relokasi rumah warga tersebut.

Sekretaris Utama BNPB, Lilik Kurnia menyatakan, pihaknya bersedia membantu menuntaskan relokasi dengan memberikan bantuan stimulan maupun membuat rencana aksi rehabilitasi rekontruksi lahan.

"Kalau ada bencana kami lihat tiga kriteria, mulai dari rusak berat, sedang, dan ringan. Masing-masing dibantu stimulan saja. Namun, jika konteksnya jangka panjang, ini adalah bagian dari rehabilitasi rekontruksi, sehingga harus ada perencanaan," jelas Lilik.

Senada dengan Lilik, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Asep Sasa Purnama juga menyampaikan jawaban serupa dalam upaya penyelesaian permasalahan itu.Menurutnya, Kemensos RI akan membantu melakukan pengembangan dari segi penguatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengembalikan mata pencahariannya.

"Kami akan mencoba kembangkan dari sisi kemampuan ekonominya dengan membimbing dan mengarahkan korban agar ada penguatan ekonomi karena korban longsor ini terganggu juga mata pencahariannya," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengingatkan agar warga di sekitar lokasi bencana segera direlokasi mengingat lokasi bencana tersebut tergolong rawan longsor. "Pencarian (korban longsor) di Sumedang sudah dihentikan. Semua korban sudah ditemukan. Sekarang, persiapan relokasi," ujar Ridwan Kamil di sela kunjungan kerjanya di Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/1/2021).

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, lahan relokasi disiapkan oleh Pemprov Jabar dan Pemkab Sumedang. Adapun bangunannya oleh Kementerian PUPR bekerja sama dengan BNPB.

"Penyiapan lahan urusan pemerintah kabupaten dan provinsi, bangunanannya PUPR dan BNPB. Mudah-mudahan semua (warga) bisa beralih dan tenang, sehingga tidak dihantui rasa waswas karena tinggal di daerah rawan," kata Kang Emil kala itu.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua DPKLTS Dorong...
Ketua DPKLTS Dorong Pemulihan Hutan dan DAS demi Tekan Risiko Bencana di Jabar
Jelang Kelulusan, Menpan...
Jelang Kelulusan, Menpan RB Bekali Praja IPDN soal Wajah Baru Pelayanan Publik
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Aceh Terus Dipercepat, Layanan Publik di 10 Wilayah Kembali Normal
25 Titik di Tangsel...
25 Titik di Tangsel Banjir dan 13 Lokasi Longsor Akibat Hujan dan Angin Kencang
Diguyur Hujan Deras,...
Diguyur Hujan Deras, Tangsel Terendam Banjir hingga Longsor
Longsor TPST Bantargebang...
Longsor TPST Bantargebang Berimbas Gunungan Sampah di Jakarta pada Lebaran 2026
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Pembangunan Turap Kali...
Pembangunan Turap Kali Cideng Dipercepat untuk Cegah Banjir dan Longsor
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Infografis
Korban Tewas Kebakaran...
Korban Tewas Kebakaran Los Angeles Menjadi 24 Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved