Vaksinasi Anak Sudah 98 Persen, Sekolah di Klungkung Siap Pembelajaran Tatap Muka
Selasa, 31 Agustus 2021 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
"Kami sadari kita semua termasuk guru dan ortu siswa sangat merindukan PTM. Oleh karena itu saya mau mengingatkan lagi bahwa kunci keluar dari pandemi adalah vaksinasi dan menerapkan prokes," tandasnya.
Bupati mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan percepatan vaksinasi dan penerapan prokes COVID-19 di Klungkung adalah melibatkan berbagai unsur seperti pecalang serta TNI-Polri. "Kami sangat apresiasi semua pihak yang sudah membantu dalam penurunan kasus COVID-19 di Klungkung," ujarnya.
Berdasarkan laporan capaian vaksin di Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Minggu (29/8/2021), jumlah warga di Bali yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 3.162.068 orang atau 105,54 persen dari target sasaran vaksinasi.
Sedangkan warga yang sudah memeroleh vaksin dosis kedua sebanyak 1.744.874 orang atau 58,24 persen dari target sasaran vaksinasi.
"Secara nasional, Bali berada di peringkat kedua sebagai provinsi dengan persentase pemberian vaksinasi terbesar di Indonesia. Peringkat pertama ditempati DKI Jakarta. Namun kita harus tetap waspada akan kesehatan dan keselamatan bersama melalui disiplin prokes yang ketat," ujar Suwirta.
Bupati mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan percepatan vaksinasi dan penerapan prokes COVID-19 di Klungkung adalah melibatkan berbagai unsur seperti pecalang serta TNI-Polri. "Kami sangat apresiasi semua pihak yang sudah membantu dalam penurunan kasus COVID-19 di Klungkung," ujarnya.
Berdasarkan laporan capaian vaksin di Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Minggu (29/8/2021), jumlah warga di Bali yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 3.162.068 orang atau 105,54 persen dari target sasaran vaksinasi.
Sedangkan warga yang sudah memeroleh vaksin dosis kedua sebanyak 1.744.874 orang atau 58,24 persen dari target sasaran vaksinasi.
"Secara nasional, Bali berada di peringkat kedua sebagai provinsi dengan persentase pemberian vaksinasi terbesar di Indonesia. Peringkat pertama ditempati DKI Jakarta. Namun kita harus tetap waspada akan kesehatan dan keselamatan bersama melalui disiplin prokes yang ketat," ujar Suwirta.
(shf)
Lihat Juga :