Vaksinasi Anak Sudah 98 Persen, Sekolah di Klungkung Siap Pembelajaran Tatap Muka
Selasa, 31 Agustus 2021 - 22:15 WIB
loading...
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta saat meninjau persiapan prokes di sejumlah sekolah pada Selasa (31/08/2021). Foto/Ist
A
A
A
KLUNGKUNG - Vaksinasi COVID-19 terhadap anak di Klungkung, Bali sudah mencapai 98,46 persen. Kini sekolah pun sudah sudah siap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).
Vaksinasi tersebut dilakukan terhadap anak usia 12 sampai dengan 17 tahun. "Cakupan vaksinasi Kabupaten Klungkung untuk tahap pertama terhadap anak usia 12 sampai dengan 17 tahun sudah mencapai 98 persen sedangkan vaksinasi tahap ke 2 masih berjalan," kata Bupati Klungkung, I Wayan Suwirta, Selasa (31/8/2021).
Klungkung saat ini masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV. Jika nantinya kondisinyamakin membaik, maka akan segera diselenggarakan PTM.
Baca juga: Stres Mengajar Online, Seorang Guru di Bali Tenggak Cairan Obat Nyamuk
"Kami belum mau buru-buru menerapkan PTM, karena masih menantikan penurunan Level PPKM," kata Suwirta. Dia menyebut, berbagai kalangan sangat merindukan PTM, seiring dengan semakin banyaknya penduduk Klungkung yang sudah divaksin.
Baca juga: Ditegur Mendagri Soal Insentif Nakes, Bupati Madiun Nyatakan Sudah Bayar Semuanya
Saat ini semua sekolah dan guru di Klungkung sudah menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan (prokes) dan standar operasional prosedur untuk kegiatan PTM.
Vaksinasi tersebut dilakukan terhadap anak usia 12 sampai dengan 17 tahun. "Cakupan vaksinasi Kabupaten Klungkung untuk tahap pertama terhadap anak usia 12 sampai dengan 17 tahun sudah mencapai 98 persen sedangkan vaksinasi tahap ke 2 masih berjalan," kata Bupati Klungkung, I Wayan Suwirta, Selasa (31/8/2021).
Klungkung saat ini masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV. Jika nantinya kondisinyamakin membaik, maka akan segera diselenggarakan PTM.
Baca juga: Stres Mengajar Online, Seorang Guru di Bali Tenggak Cairan Obat Nyamuk
"Kami belum mau buru-buru menerapkan PTM, karena masih menantikan penurunan Level PPKM," kata Suwirta. Dia menyebut, berbagai kalangan sangat merindukan PTM, seiring dengan semakin banyaknya penduduk Klungkung yang sudah divaksin.
Baca juga: Ditegur Mendagri Soal Insentif Nakes, Bupati Madiun Nyatakan Sudah Bayar Semuanya
Saat ini semua sekolah dan guru di Klungkung sudah menyiapkan sarana prasarana protokol kesehatan (prokes) dan standar operasional prosedur untuk kegiatan PTM.
Lihat Juga :