Pansus COVID-19 Jateng Awasi Percepatan Pemulihan Sektor Terdampak Pandemi
Selasa, 31 Agustus 2021 - 06:48 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, penanganan COVID-19 dengan cara gotong royong itu menjadi latar belakang dibentuknya Pansus Penanggulangan COVID-19.
“Salah satu tujuan dibentuknya pansus yakni membantu sekaligus mengawasi kinerja pemerintah agar mampu memberikan kebijakan yang tepat saat gelombang pandemi muncul,” ujarnya.
“Dewan juga akan mengawal proses recovery, baik pendidikan maupun ekonomi yang sangat terdampak pandemi,” kata Politisi PDIP ini.
Baca juga: Mengenal Sejarah Badai Sitokin yang Terjadi saat Pandemi 1918
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yulianto Prabowo mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah melakukan upaya untuk menyelamatkan masyarakat dengan cara memutus mata rantai penularan melalui kebijakan yakni tes, lacak, isolasi, dan vaksinasi.
“Pemprov Jateng menargetkan akhir 2021 terbentuk herd immunity dengan jumlah orang yang harus divaksin mencapai 28,7 juta orang. Sehingga dosis vaksin yang dibutuhkan adalah 2,5 juta vaksin,” ujar Yulianto.
“Salah satu tujuan dibentuknya pansus yakni membantu sekaligus mengawasi kinerja pemerintah agar mampu memberikan kebijakan yang tepat saat gelombang pandemi muncul,” ujarnya.
“Dewan juga akan mengawal proses recovery, baik pendidikan maupun ekonomi yang sangat terdampak pandemi,” kata Politisi PDIP ini.
Baca juga: Mengenal Sejarah Badai Sitokin yang Terjadi saat Pandemi 1918
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yulianto Prabowo mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah melakukan upaya untuk menyelamatkan masyarakat dengan cara memutus mata rantai penularan melalui kebijakan yakni tes, lacak, isolasi, dan vaksinasi.
“Pemprov Jateng menargetkan akhir 2021 terbentuk herd immunity dengan jumlah orang yang harus divaksin mencapai 28,7 juta orang. Sehingga dosis vaksin yang dibutuhkan adalah 2,5 juta vaksin,” ujar Yulianto.
Lihat Juga :