Undercover 112 COVID-19, Cara Halus dan Tak Buat Panik dalam Penanganan 3T
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 02:53 WIB
loading...
A
A
A
Hal tersebut penting dilakukan agar tidak ada delay yang diterima oleh petugas untuk melakukan tracing. Sebab, dia menegaskan tidak semua laboratorium, klinik maupun rumah sakit yang telah melakukan swab lalu hasilnya positif langsung mengentri data pada hari yang sama. Makanya, dia meminta keterlibatan peran aktif pasien untuk melaporkan ke CC 112 untuk mempercepat penanganan dan penularan wabah dunia tersebut.
“Bahkan ada juga satgas kami datang bisa melebihi 2-5 hari. Kenapa bisa begitu, karena dia melakukan pemeriksaan PCR di klinik di RS maupun laboratorium itu tidak langsung diinput ke aplikasi New All record (NAR),” lanjutnya.
Ia memastikan, masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir ketika dirinya melaporkan terpapar. Sebab, selain COVID-19 ini bukan penyakit yang memalukan, para petugas tidak akan bergembol mendatangi pasien ketika dijemput untuk melakukan isolasi terpusat.
“Ini lebih halus, satgas kami tidak datang berbondong-bondong. Tetapi kami akan lakukan lebih halus sehingga pasien tidak minder atau malu dengan sekitarnya,” ungkapnya.
Terakhir, Fikser meminta kerjasama dari semua pihak untuk terlibat aktif dalam membantu pemutusan rantai penyebaran COVID-19. Ia berpesan apabila ada ada tetangga, keluarga maupun dirinya sendiri yang terkonfirmasi dapat menghubungi Undercover 112 COVID-19. “Pola ini yang kami lakukan secara jemput bola. Tidak perlu khawatir ataupun malu,” katanya.
“Bahkan ada juga satgas kami datang bisa melebihi 2-5 hari. Kenapa bisa begitu, karena dia melakukan pemeriksaan PCR di klinik di RS maupun laboratorium itu tidak langsung diinput ke aplikasi New All record (NAR),” lanjutnya.
Ia memastikan, masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir ketika dirinya melaporkan terpapar. Sebab, selain COVID-19 ini bukan penyakit yang memalukan, para petugas tidak akan bergembol mendatangi pasien ketika dijemput untuk melakukan isolasi terpusat.
“Ini lebih halus, satgas kami tidak datang berbondong-bondong. Tetapi kami akan lakukan lebih halus sehingga pasien tidak minder atau malu dengan sekitarnya,” ungkapnya.
Terakhir, Fikser meminta kerjasama dari semua pihak untuk terlibat aktif dalam membantu pemutusan rantai penyebaran COVID-19. Ia berpesan apabila ada ada tetangga, keluarga maupun dirinya sendiri yang terkonfirmasi dapat menghubungi Undercover 112 COVID-19. “Pola ini yang kami lakukan secara jemput bola. Tidak perlu khawatir ataupun malu,” katanya.
(msd)
Lihat Juga :