Keluarga Korban Meyakini Motif Pembunuhan Sadis di Surabaya Konflik Internal
Senin, 23 Agustus 2021 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
“Dari informasi, mereka (korban dan pelaku) tidak saling kenal. Ini (motif pembunuhan) murni konflik internal, bukan konflik organisasi (perguruan silat). Konflik internal sepertinya ada masalah di daerah. Korban dan pelaku berbeda organisasi,” ujar kuasa hukum keluarga korban, Aribowo saat ditemui di Mapolrestabes Surabaya, Senin (23/8/2021). Sayang, Aribowo enggan merinci masalah internal yang dimaksud.
Sebelum peristiwa pembunuhan itu, Bagus dan rekannya, MRM (21) menghadiri kegiatan acara tahlilan di Tambak Mayor pukul 20.00 WIB. Sekitar pukul 22.30 WIB, Bagus dan MRM memutuskan pulang ke rumah.
Mereka mengendarai sepeda motor melewati Jalan Raya Balongsari. Di tempat kejadian perkara (TKP), sebuah sepeda motor matic mendekati mereka. Korban langsung jatuh setelah ditusuk pelaku.
Setelah itu, para pelaku melarikan diri. Tidak lama kemudian warga berdatangan untuk menolong korban. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di tempat kejadian. Jasad korban yang bersimbah darah langsung dilarikan dengan ambulans menuju kamar jenazah RSUD dr Soetomo. "Keluarga korban minta agar pelaku dihukum maksimal,” imbuh Aribowo.
Sebelum peristiwa pembunuhan itu, Bagus dan rekannya, MRM (21) menghadiri kegiatan acara tahlilan di Tambak Mayor pukul 20.00 WIB. Sekitar pukul 22.30 WIB, Bagus dan MRM memutuskan pulang ke rumah.
Mereka mengendarai sepeda motor melewati Jalan Raya Balongsari. Di tempat kejadian perkara (TKP), sebuah sepeda motor matic mendekati mereka. Korban langsung jatuh setelah ditusuk pelaku.
Setelah itu, para pelaku melarikan diri. Tidak lama kemudian warga berdatangan untuk menolong korban. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di tempat kejadian. Jasad korban yang bersimbah darah langsung dilarikan dengan ambulans menuju kamar jenazah RSUD dr Soetomo. "Keluarga korban minta agar pelaku dihukum maksimal,” imbuh Aribowo.
(shf)
Lihat Juga :