Erick Thohir Jamin Pasokan Oksigen untuk Jatim Aman

Minggu, 22 Agustus 2021 - 22:09 WIB
loading...
Erick Thohir Jamin Pasokan Oksigen untuk Jatim Aman
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menhub dan Mensesneg saat neninjau langsung vaksinasi di Bojonegoro. Foto: SINDONews/Lukman Hakim
A A A
SURABAYA - Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMPN 1 Padangan, Kabupaten Bojonegoro , Minggu (22/8/2021).

Turut mendampingi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Dirut Pelindo III Boy Robyanto, serta Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah.

Baca juga: Mahasiswa Asal Solo Bunuh Pacar yang Hamil Tua dengan Sadis, Perutnya Diinjak-injak

Dalam kesempatan ini, Erick Thohir menegaskan bahwa pasokan oksigen bantuan dari BUMN kepada Provinsi Jatim dipastikan aman. "Karena dengan mulai produksinya pabrik Petrokimia Gresik kemarin, siap untuk 23 ton perhari. Saya rasa itu sangat besar. Jadi Insya Allah aman," katanya.

Dia juga menyampaikan,COVID-19 dapat disembuhkan berseiring dengan bantuan vaksin dan obat-obatan gratis yang diberikan Presiden Joko Widodo. "Untuk di Jawa-Bali jumlahnya sangat besar. Itu 300.000 obat. Kemarin juga ditambahkan lagi 50.000 untuk Jawa-Bali. Mudah-mudahan masyarakat bisa bekerja dengan tenang," ujarnya.

Baca juga: 1.400 Keluarga Meninggal Karena COVID-19, Anak-anak Dijamin Pendidikan Sampai Kuliah



Sementara itu, Mensesneg Pratikno menambahkan, saat ini pemerintah terus memaksimalkan vaksinasi di seluruh pelosok Indonesia. Dimana hal ini juga ditunjang dengan penambahan jumlah vaksin yang saat ini berhasil terus ditambah secara bertahap. "Ini tentu saja membutuhkan dukungan dari semua pihak. Jadi mohon agar kita bersama-sama mendukung mempercepat program vaksinasi ini," katanya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir serentak melaksanakan vaksinasi, yakni sebanyak 22.590 orang. Jumlah tersebut terdiri dari para siswa, komunitas pelaku angkutan dan masyarakat di Bojonegoro. "Percepatan vaksinasi menjadi bagian yang sangat penting. Sehingga pengendalian COVID-19 bisa kita maksimalkan," katanya.
(nic)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2418 seconds (11.97#12.26)