Dituduh Curi Ponsel, Kemaluan Bocah 13 Tahun Dibakar Oleh Aparat Berseragam

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 23:33 WIB
loading...
Dituduh Curi Ponsel,...
PS (13) mengalami penganiayaan berat oleh aparat berseragam, karena dituduh mencuri ponsel. Foto/iNews TV/Eman Suni
A A A
ROTE NDAO - Nasib malang dialami bocah berusia 13 tahun berinisial PS. Gara-gara dituduh mencuri ponsel, bocah asal Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, NTT tersebut, mengalami penyiksaan di luar batas kemanusiaan.

Baca juga: Sadis Aniaya Keponakan Sendiri dan Cucu Berusia 2 Tahun, Guru MA di Gresik Dipolisikan

Penyiksaan keji itu diduga dilakukan oleh seorang aparat berseragam militer. Saat ini PS yang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit tersebut, mengaku kemaluanya dibakar dengan lilin dan punggungnya disundut bara rokok.



PS yang kini terbaring lemah tersebut, nampak masih ketakutan dan trauma. Sekujur tubuhnya banyak luka lecet dan memar. Di punggung bocah berperawakan kurus itu, juga menyisakan sejumlah luka bakar.

Baca juga: Tangis Ibu di Jember Pecah Melihat Anaknya Tewas Tergantung, Diduga Terjerat Pinjol

Dari pengakuan PS, kaki dan tangannya sempat diikat sehingga tak mampu menghindar dari siksaan keji yang dilakukan aparat tersebut. "Saya dipaksa untuk mengakui perbuatan pencurian ponsel. Kalau tidak, terus disiksa dan kemaluan saya dibakar," ungkapnya lirih.

Baca juga: Tangis Pecah di Lampung Selatan, Satu Keluarga Disambar Petir, 3 Tewas 2 Terluka dan 1 Selamat

Korban yang terus dianiaya secara keji, terpaksa mengaku dan berjanji untuk mengembalikan ponsel yang dituduhkan telah dicuri. Setibanya di rumah, PS jatuh pingsan dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
Terungkap, Selebgram...
Terungkap, Selebgram Woodyrman Mabuk saat Hajar Warga Negara Brunei di Blok M
Kronologi Wanita Ditabok...
Kronologi Wanita Ditabok Sesama Penumpang JakLingko
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
Daycare Little Aresha...
Daycare Little Aresha Jogja Dipastikan Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved