Selama Januari - Juli, Neraca Perdagangan Jatim Defisit USD2,25 Miliar
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 03:59 WIB
loading...
A
A
A
“Berikutnya, bahan bakar motor, tanpa timbal dari RON 90 dan lebih tetapi dibawah RON 97 tidak dicampur dengan nilai USD690,52 juta,” imbuh Umar.
Baca juga: Wow, Sebulan Sampah Masker di Kota Surabaya Capai 863 Kilogram
Tiga negara utama penyumbang impor ke Jatim pada periode Januari - Juli 2021, masih didominasi dari Tiongkok dengan nilai imporsebesar USD 3,32 miliar atau dengan kontribusi sebesar 28,35 persen. Disusul Amerika Serikat sebesar USD 911,19 juta atau dengan kontribusi sebesar 7,78 persen serta dari India sebesar USD 550,01 juta atau dengan kontribusi sebesar 4,70 persen.
Sedangkan untuk ekspor, selama Januari - Juli 2021, ekspor nonmigas ke kawasan negara ASEAN sebesar USD 2,09 miliar atau sebesar 18,13 persen dari total ekspor Jatim. Malaysia menjadi tujuan utama dengan nilai ekspor nonmigas mencapai USD 856,74 juta atau setara 7,41 persen.
Ekspor nonmigas ke Uni Eropa pada periode tersebut mencapai USD1,00 miliar dengan kontribusi sebesar 8,67 persen. Lalu ke Amerika Serikat dengan nilai USD1,85 miliar atau setara 16,05 persen.
Baca juga: Wow, Sebulan Sampah Masker di Kota Surabaya Capai 863 Kilogram
Tiga negara utama penyumbang impor ke Jatim pada periode Januari - Juli 2021, masih didominasi dari Tiongkok dengan nilai imporsebesar USD 3,32 miliar atau dengan kontribusi sebesar 28,35 persen. Disusul Amerika Serikat sebesar USD 911,19 juta atau dengan kontribusi sebesar 7,78 persen serta dari India sebesar USD 550,01 juta atau dengan kontribusi sebesar 4,70 persen.
Sedangkan untuk ekspor, selama Januari - Juli 2021, ekspor nonmigas ke kawasan negara ASEAN sebesar USD 2,09 miliar atau sebesar 18,13 persen dari total ekspor Jatim. Malaysia menjadi tujuan utama dengan nilai ekspor nonmigas mencapai USD 856,74 juta atau setara 7,41 persen.
Ekspor nonmigas ke Uni Eropa pada periode tersebut mencapai USD1,00 miliar dengan kontribusi sebesar 8,67 persen. Lalu ke Amerika Serikat dengan nilai USD1,85 miliar atau setara 16,05 persen.
(msd)
Lihat Juga :