Geger, Imam Masjid Terkapar Bersimbah Darah Ditikam di TPU Usai Pemakaman

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 04:05 WIB
loading...
Geger, Imam Masjid Terkapar...
Imam masjid, Nazir masih menjalani perawatan intensif usai ditikam di TPU usai pemakaman warga. Foto: iNewsTV/Ikang Amanda
A A A
LABUHANBATU - Masyarakat Kabupaten Labuhanbatu mendadak geger dengan tumbangnya seorang Imam Masjid Al-Hidayah, Marzuki Harahap (54) bersimbah darah usai pemakaman warga di Tempat Pemakaman Umum ( TPU ) Batu Sangkar, Rantau Prapat, Labuhanbatu, Kamis (19/8/2021).

Akibat hujaman senjata tajam di dadanya itu, kini pria paruh baya itu kritis dan mendapat penanganan intensif di RS. Diketahui, Arief merupakan tetangga korban di lingkungan tersebut.

Baca juga: Kebelet Seks, Pria Minahasa Bekap Mulut Bocah 9 Tahun Lalu Disodomi

Penikaman terjadi pada Kamis (19/8/2021) sekitar pukul 17.00 WIB, diduga kuat Arief tersinggung karena anak korban bernama Putra Harahap menanyakan keberadaannya yang sudah tidak terlihat dalam 4 bulan beribadah di Masjid Al Hidayah, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan.

Anak korban, Jaya Putra menyampaikan kejadian begitu cepat. “Kami tidak menyangka terjadi peristiwa seperti ini, pelaku sudah menunggu di luar TPU dengan membawa senjata tajam jenis pisau untuk menyerang ayah yang sehari-hari menjadi imam masjid,” katanya.

Baca juga: Malangnya Remaja Perempuan Ini, 7 Tahun Dijadikan Budak Seks Ayah Tiri

Usai memanjatkan doa jenazah, korban beranjak keluar dari TPU dihampiri pelaku yang sudah menunggu dan menyerang dengan cara menghujamkan sangkur ke bagian dada kiri, kemudian menusuk di belakang punggung sebanyak 2 kali hingga korban tersungkur tidak berdaya.

Saat ini korban berada di RSUD Rantauprapat untuk mendapatkan perawatan secara intensif dan pelaku penikaman telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut). "Kami berharap pelaku dihukum berat sesuai perbuatannya, karena ini jelas-jelas sudah direncanakan," tegas akan korban, Jaya Putra.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Bareskrim Ungkap Modus...
Bareskrim Ungkap Modus Phishing Tools yang Bikin Kerugian Global Rp350 Miliar
Rekomendasi
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved