Mensos dan Menko PMK Pantau Penyaluran Bantuan Sosial di Cikalongwetan
Jum'at, 29 Mei 2020 - 16:06 WIB
loading...
A
A
A
"Soal data ini kan harus akurat di awal-awal memang sulit, sementara di sisi lain bantuan harus cepat didistribusikan. Melalui koordinasi yang baik antara pusat dan daerah akhirnya semua bisa teratasi," tutur Juliari.
Salah seorang penerima bantuan warga Ciptagumati, Sumaryati (50) mengaku menerima bantuan uang tunai Rp600.000. Rencananya uang tersebut akan dipakai untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan biaya berobat dirinya yang sedang sakit.
"Uangnya buat beli beras dan keperluan makan. Corona ini kan membuat suami tidak punya penghasilan, jadi ya mau dihemat-hemat karena mau dipakai beli obat juga," ungkap Sumaryati.
Berdasarkan data untuk di KBB kuota bansos tunai ada sebanyak 32.000 lebih, yang sudah turun dan mendapat SK dari Kemensos ada sekitar 12.635 keluarga penerima manfaat. (BACA JUGA: Indonesia Dorong Kesetaraan Akses Vaksin COVID-19 untuk Semua Negara )
Acuan data yang dipakai adalah memakai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan non DTKS. Untuk sisanya sekitar 20.000 lagi dicairkan secara bertahap dimana jumlah itu diluar data yang nantinya akan dicover bantuan dari Pemprov Jabar dan Pemda KBB.
Salah seorang penerima bantuan warga Ciptagumati, Sumaryati (50) mengaku menerima bantuan uang tunai Rp600.000. Rencananya uang tersebut akan dipakai untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan biaya berobat dirinya yang sedang sakit.
"Uangnya buat beli beras dan keperluan makan. Corona ini kan membuat suami tidak punya penghasilan, jadi ya mau dihemat-hemat karena mau dipakai beli obat juga," ungkap Sumaryati.
Berdasarkan data untuk di KBB kuota bansos tunai ada sebanyak 32.000 lebih, yang sudah turun dan mendapat SK dari Kemensos ada sekitar 12.635 keluarga penerima manfaat. (BACA JUGA: Indonesia Dorong Kesetaraan Akses Vaksin COVID-19 untuk Semua Negara )
Acuan data yang dipakai adalah memakai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan non DTKS. Untuk sisanya sekitar 20.000 lagi dicairkan secara bertahap dimana jumlah itu diluar data yang nantinya akan dicover bantuan dari Pemprov Jabar dan Pemda KBB.
(awd)
Lihat Juga :