PPKM Diperpanjang, Ini Suara Hati Sopir Angkot dan Driver Ojol
Senin, 16 Agustus 2021 - 22:21 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan Bahar (66), penjual Soto Madura sejak tahun 1982 ini juga mengeluhkan keadaan saat ini. Dia mengungkapkan akibat PPKM dagangan selalu tidak habis, padahal sudah berjualan mulai dari jam 10 hingga jam 12 malam.
"Dulu belum begini Rp1,5 juta dapet, sekarang paling Rp600.000-Rp700.000. Aturannya ngga pakai bangku dan suruh bungkus, ya itu orang takut makan, jadi sepinya,"paparnya.
"Tujuan pemerintah baik, tapi kalau begini rakyat susah banget nyari duit. Kalau terus begini bukan mati Corona mati kelaparan," lanjutnya. (Baca juga; Viral Jerit Pilu Sopir Angkot, Netizen Colek Anggota Dewan dan Pejabat )
Lain halnya dengan, Rohim (45). Penjual kacang rebus keliling asal Cirebon yang 5 tahun jualan di sekitar Matraman ini mendukung apa pun kebijakan yang diambil pemerintah. "Harapannya mudah-mudahan cepet selesai lah masalah ini, jangan begini keadaannya, supaya aman enak gitu,"harapnya.
"Dulu belum begini Rp1,5 juta dapet, sekarang paling Rp600.000-Rp700.000. Aturannya ngga pakai bangku dan suruh bungkus, ya itu orang takut makan, jadi sepinya,"paparnya.
"Tujuan pemerintah baik, tapi kalau begini rakyat susah banget nyari duit. Kalau terus begini bukan mati Corona mati kelaparan," lanjutnya. (Baca juga; Viral Jerit Pilu Sopir Angkot, Netizen Colek Anggota Dewan dan Pejabat )
Lain halnya dengan, Rohim (45). Penjual kacang rebus keliling asal Cirebon yang 5 tahun jualan di sekitar Matraman ini mendukung apa pun kebijakan yang diambil pemerintah. "Harapannya mudah-mudahan cepet selesai lah masalah ini, jangan begini keadaannya, supaya aman enak gitu,"harapnya.
(wib)
Lihat Juga :