Wawali Minta PDPS Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19 di Pasar Tradisional
Selasa, 21 April 2020 - 12:26 WIB
loading...
Pegawai dan pedagang pasar antri masuk ke Pusat Grosir Surabaya (PGS). Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Dibukanya kembali Pasar Kapasan dan PGS Surabaya mendapat perhatian Wakil Walikota Surabaya Whisnu Sakti Buana. Whisnu mengapresiasi semangat gotong-royong dan kebersamaan seluruh unsur dalam pencegahan pandemic corona (covid-19).
Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta kepada pihak Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS), untuk terus mengantisipasi dalam pencegahan penularan corona.
"Ini tidak hanya PD Pasar melainkan juga semua unsur, baik UPT Pasar maupun Paguyuban Pedagang dalam mentaati protokol pencegahan penyebaran corona," kata pejabat yang akrab disapa WS saat dikonfirmasi media, Selasa (21/4/2020).
Protokol pencegahan virus ini dikatakan WS diantaranya, penyediaan pos pemeriksaan suhu tubuh, wastafel portable, rutin dalam melakukan penyemprotan desinfektan hingga mewajibkan seluruh pedagang pasar dan pembeli mengenakan masker.
Untuk stan pedagang pihak Paguyuban bisa berkoordinasi dengan UPT Pasar, untuk penempatan jarak. "Jadi perekonomian masyarakat tetap berjalan, namun tetap berpedoman pada social distancing," imbuh mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya ini.
Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta kepada pihak Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS), untuk terus mengantisipasi dalam pencegahan penularan corona.
"Ini tidak hanya PD Pasar melainkan juga semua unsur, baik UPT Pasar maupun Paguyuban Pedagang dalam mentaati protokol pencegahan penyebaran corona," kata pejabat yang akrab disapa WS saat dikonfirmasi media, Selasa (21/4/2020).
Protokol pencegahan virus ini dikatakan WS diantaranya, penyediaan pos pemeriksaan suhu tubuh, wastafel portable, rutin dalam melakukan penyemprotan desinfektan hingga mewajibkan seluruh pedagang pasar dan pembeli mengenakan masker.
Untuk stan pedagang pihak Paguyuban bisa berkoordinasi dengan UPT Pasar, untuk penempatan jarak. "Jadi perekonomian masyarakat tetap berjalan, namun tetap berpedoman pada social distancing," imbuh mantan Wakil Ketua DPRD Surabaya ini.
Lihat Juga :