Demi Bertahan Hidup, Pemandu Tamu dan Pegawai Hotel di Bali Banting Setir Jadi Pengrajin Batok Kelapa
Minggu, 15 Agustus 2021 - 23:52 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan kerajinan batok kelapa ini baru digeluti oleh tiga sekawan tersebut sejak beberapa minggu ini, dipasarkan melalui platfrom sosial media, kini satu persatu pesanan mulai berdatangan.
Bahkan, saat ini silih berganti pesanan datang dari hotel-hotel maupun perorangan. Per harinya, pengerajin batok kelapa ini bisa menghasilkan sebanyak 15-20 produk per harinya tergantung jenis dan kerumitan pembuatan.
Baca juga: Gianyar Bali Gempar! 2 Jenazah COVID 19 Tertukar, 1 Mayat Terlanjur Dimakamkan
I Gede Arik Adi Guna menyebutkan, untuk satu buah hasil kerajinan dari batok kelapa ini harga dipatok mulai dari 7.000 hingga belasan ribu rupiah. “Tergantung jenis dan ukuran, sedangkan untuk sisa daging kelapa mereka jemur yang kemudian dijual kepada pengepul untuk dijadikan sebagai minyak,” katanya.
Mereka berharap, pandemi COVID-19 ini dapat segera berakhir dan aktivitas pariwisata di Bali dapat segera pulih seperti sedia kala.
Bahkan, saat ini silih berganti pesanan datang dari hotel-hotel maupun perorangan. Per harinya, pengerajin batok kelapa ini bisa menghasilkan sebanyak 15-20 produk per harinya tergantung jenis dan kerumitan pembuatan.
Baca juga: Gianyar Bali Gempar! 2 Jenazah COVID 19 Tertukar, 1 Mayat Terlanjur Dimakamkan
I Gede Arik Adi Guna menyebutkan, untuk satu buah hasil kerajinan dari batok kelapa ini harga dipatok mulai dari 7.000 hingga belasan ribu rupiah. “Tergantung jenis dan ukuran, sedangkan untuk sisa daging kelapa mereka jemur yang kemudian dijual kepada pengepul untuk dijadikan sebagai minyak,” katanya.
Mereka berharap, pandemi COVID-19 ini dapat segera berakhir dan aktivitas pariwisata di Bali dapat segera pulih seperti sedia kala.
(nic)
Lihat Juga :