Dahsyat, Dalam 45 Menit Gunung Merapi Semburkan Wedhus Gembel 5 Kali
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 23:29 WIB
loading...
Aktivitas Gunung Merapi menunjukkan kenaikan signifikan. Dalam 45 menit, gunung di perbatasan DIY-Jateng ini menyemburkan wedhus gembel atau awan panas 5 kali. Foto/Twitter @BPPTKG
A
A
A
YOGYAKARTA - Aktivitas Gunung Merapi menunjukkan kenaikan yang signifikan. Dalam 45 menit, gunung yang berada di perbatasan antara DIY dan Jawa Tengah ini menyemburkan wedhus gembel atau awan panas sebanyak 5 kali.
Baca juga: Merapi Semburkan Wedus Gembel, Hujan Abu Guyur Candi Borobudur
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, Jumat malam (13/8/2021) terjadi lima kali awan panas dalam waktu sekitar 45 menit.
Baca juga: Tepat 1 Suro, Merapi Bergolak Semburkan Wedus Gembel Sejauh 3 Km
Awan panas malam ini mulai terjadi pada pukul 19.14 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 119 detik. Cuaca saat kejadian berkabut dan estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.
Awan panas guguran kembali terjadi pada pukul 19.22 WIB. Kali ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 127 detik dengan cuaca berkabut. "Estimasi jarak luncur masih 1.700 meter ke barat daya juga," terangnya di Yogyakarta, Jumat malam (13/8/2021).
Dia menjelaskan, awan panas kembali terjadi tiga menit setelah awan panas yang kedua , atau pada pukul 19.25 WIB. Wedus gembel ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 125 detik. Cuaca berkabut, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.
Baca juga: Merapi Semburkan Wedus Gembel, Hujan Abu Guyur Candi Borobudur
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida mengatakan, Jumat malam (13/8/2021) terjadi lima kali awan panas dalam waktu sekitar 45 menit.
Baca juga: Tepat 1 Suro, Merapi Bergolak Semburkan Wedus Gembel Sejauh 3 Km
Awan panas malam ini mulai terjadi pada pukul 19.14 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 119 detik. Cuaca saat kejadian berkabut dan estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.
Awan panas guguran kembali terjadi pada pukul 19.22 WIB. Kali ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 127 detik dengan cuaca berkabut. "Estimasi jarak luncur masih 1.700 meter ke barat daya juga," terangnya di Yogyakarta, Jumat malam (13/8/2021).
Dia menjelaskan, awan panas kembali terjadi tiga menit setelah awan panas yang kedua , atau pada pukul 19.25 WIB. Wedus gembel ini tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 125 detik. Cuaca berkabut, estimasi jarak luncur 1.700 m ke arah barat daya.
Lihat Juga :