Resmikan Compok Sehat di PP An-Nafi'iah Bangkalan, Wagub Emil: Ini Usaha Melawan COVID-19
Kamis, 12 Agustus 2021 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Tentunya, hal ini akan melindungi warga beserta orang-orang tercinta mereka dari bahaya pandemi. "Compok Gotong Royong ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat keagamaan di daerah lain dan menginspirasi mereka melakukan hal yang sama," tandas Emil. Baca juga: Hadapi Varian Delta, Luhut Dukung China Investasi Kesehatan di Indonesia
Compok Gotong Royong ini sendiri berada jauh dari kediaman santri sehingga dinilai aman untuk mereka yang tidak terpapar. Rumah sehat ini terdiri dari satu kamar luas dengan 10 tempat tidur. Bagian antara laki-laki dan perempuan dipisah dengan menggunakan penyekat demi kenyamanan masing-masing.
Tempat ini juga difasilitasi dengan 9 relawan yang telah dilatih beberapa waktu lalu oleh dokter-dokter Bangkalan dan bahkan menjalani training di RS dr. Soetomo Surabaya. Tak hanya itu, Compok Gotong Royong juga menyediakan 2 ambulans yang siap beroperasi kapan saja.
Menurut data per tanggal 10 Agustus 2021, kasus positif COVID-19 di Bangkalan bertambah 17 dengan angka kesembuhan mencapai 60 kasus. Sedangkan, terjadi penurunan tingkat keterisian tempat tidur (TT) di rumah sakit sekitar di mana untuk ruang isolasi hanya terisi 30 TT dari total 183 TT. Sementara itu, untuk ICU TT yang terisi berjumlah 7 dari total 10 TT.
Compok Gotong Royong ini sendiri berada jauh dari kediaman santri sehingga dinilai aman untuk mereka yang tidak terpapar. Rumah sehat ini terdiri dari satu kamar luas dengan 10 tempat tidur. Bagian antara laki-laki dan perempuan dipisah dengan menggunakan penyekat demi kenyamanan masing-masing.
Tempat ini juga difasilitasi dengan 9 relawan yang telah dilatih beberapa waktu lalu oleh dokter-dokter Bangkalan dan bahkan menjalani training di RS dr. Soetomo Surabaya. Tak hanya itu, Compok Gotong Royong juga menyediakan 2 ambulans yang siap beroperasi kapan saja.
Menurut data per tanggal 10 Agustus 2021, kasus positif COVID-19 di Bangkalan bertambah 17 dengan angka kesembuhan mencapai 60 kasus. Sedangkan, terjadi penurunan tingkat keterisian tempat tidur (TT) di rumah sakit sekitar di mana untuk ruang isolasi hanya terisi 30 TT dari total 183 TT. Sementara itu, untuk ICU TT yang terisi berjumlah 7 dari total 10 TT.
(don)
Lihat Juga :