Target 80 Persen, Pemkot Bandung Kejar Ketersediaan Vaksin COVID-19
Senin, 09 Agustus 2021 - 14:50 WIB
loading...
Pemkot Bandung mengejar ketersediaan vaksin COVID-19
A
A
A
BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung terus berupaya mengejar target pencapaian vaksinasi hingga 80 persen hingga akhir September 2021. Pemkot terus memastikan agar vaksin tersedia.
Ketua Harian Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait suplai vaksin COVID-19 untuk Kota Bandung.
Upaya tersebut dilakukan agar Kota Bandung bisa memperoleh kuota vaksin yang cukup. Sehingga bisa tercipta kekebalan kelompok atau herd immunity di Kota Bandung. "Kita terus berkomunikasi agar suplai vaksin terus tersedia di Kota Bandung," kata Ema saat meninjau vaksinasi di Gedung Landmark, Senin (9/8/2021).
Baca juga: Plt Bupati Bandung Barat Terus Rotasi-Mutasi Pejabat, Pakar Politik: Mungkin Dia Butuh Power
Ema mengungkapkan, ketersediaan vaksin memang sangat tergantung pada suplai dari pemerintah pusat. Hal itu karena ketersediaan vaksin merupakan otoritas pemerintah pusat. Oleh karenanya, Pemkot Bandung harus mengoptimalkan kuota vaksin yang diterimanya.
“Semuanya mengandalkan ketersediaan stok vaksin yang disiapkan oleh daya dukung APBN. Sehingga kita tinggal optimalisasi,” kata Ema.
Di samping itu, Ema pun menuturkan untuk mengejar capaian herd immunity di Kota Bandung, telah disepakati menggunakan dua pendekatan. Keduanya yaitu pendekatan administrasi dan pendekatan teritorial atau azas domisili.
Ketua Harian Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengaku terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat terkait suplai vaksin COVID-19 untuk Kota Bandung.
Upaya tersebut dilakukan agar Kota Bandung bisa memperoleh kuota vaksin yang cukup. Sehingga bisa tercipta kekebalan kelompok atau herd immunity di Kota Bandung. "Kita terus berkomunikasi agar suplai vaksin terus tersedia di Kota Bandung," kata Ema saat meninjau vaksinasi di Gedung Landmark, Senin (9/8/2021).
Baca juga: Plt Bupati Bandung Barat Terus Rotasi-Mutasi Pejabat, Pakar Politik: Mungkin Dia Butuh Power
Ema mengungkapkan, ketersediaan vaksin memang sangat tergantung pada suplai dari pemerintah pusat. Hal itu karena ketersediaan vaksin merupakan otoritas pemerintah pusat. Oleh karenanya, Pemkot Bandung harus mengoptimalkan kuota vaksin yang diterimanya.
“Semuanya mengandalkan ketersediaan stok vaksin yang disiapkan oleh daya dukung APBN. Sehingga kita tinggal optimalisasi,” kata Ema.
Di samping itu, Ema pun menuturkan untuk mengejar capaian herd immunity di Kota Bandung, telah disepakati menggunakan dua pendekatan. Keduanya yaitu pendekatan administrasi dan pendekatan teritorial atau azas domisili.
Lihat Juga :