Percepat Vaksinasi COVID-19 di Bangkalan, Butuh Gotong Royong Bersama Tokoh Agama
Minggu, 08 Agustus 2021 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Ia menambahkan, untuk ikut vaksinasi memang tak mudah. Ada berbagai tantangan yang harus dihadapinya, termasuk dari keluarganya yang lebih percaya terhadap jamu-jamuan untuk menangkal COVID-19.
“Akhirnya saya cek kebenaran tentang vaksinasi, saya lihat website Kemenkes serta tanya-tanya ke teman yang sudah vaksinasi. Dan hasil pencarian itu, saya sangat yakin manfaat vaksinasi,” tegasnya.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Bangkalan, Surokim Abdussalam mengatakan, pada masa pandemi seperti sekarang ini vaksinasi menjadi hal kunci untuk menciptakan kekebalan komunal. Kultur anak-anak di Madura adalah taat dan patuh pada orang tua, guru dan kyai mereka.
”Untuk anak-anak dan remaja supaya mau divaksin dibutuhkan keteladanan dan restu dari orang tua. Ini sangat penting di Madura. Peran orang tua, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi kunci dari kesuksesan vaksinasi anak di Madura,” ujar Surokim.
Ia melanjutkan, jika para orang tua dan tokoh-tokoh yang dihormati sudah menyerukan pentingnya vaksinasi maka tidak perlu lagi iming-iming pemberian sembako bagi yang mau divaksin. Termasuk juga pemaksaan administratif, karena kepatuhan di masyarakat bisa diarahkan.
“Akhirnya saya cek kebenaran tentang vaksinasi, saya lihat website Kemenkes serta tanya-tanya ke teman yang sudah vaksinasi. Dan hasil pencarian itu, saya sangat yakin manfaat vaksinasi,” tegasnya.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Bangkalan, Surokim Abdussalam mengatakan, pada masa pandemi seperti sekarang ini vaksinasi menjadi hal kunci untuk menciptakan kekebalan komunal. Kultur anak-anak di Madura adalah taat dan patuh pada orang tua, guru dan kyai mereka.
”Untuk anak-anak dan remaja supaya mau divaksin dibutuhkan keteladanan dan restu dari orang tua. Ini sangat penting di Madura. Peran orang tua, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi kunci dari kesuksesan vaksinasi anak di Madura,” ujar Surokim.
Ia melanjutkan, jika para orang tua dan tokoh-tokoh yang dihormati sudah menyerukan pentingnya vaksinasi maka tidak perlu lagi iming-iming pemberian sembako bagi yang mau divaksin. Termasuk juga pemaksaan administratif, karena kepatuhan di masyarakat bisa diarahkan.
Lihat Juga :