Cerita Pengusaha Jakarta Disekap dan Diculik, Berhasil Lolos Saat Pelaku Ngopi di Warkop
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 06:53 WIB
loading...
Kondisi mobil Fortuner yang menjadi tempat penyekapan warga Jakarta. Kasus ini berhasil dibongkar dan para pelaku diamankan di Polres Madiun
A
A
A
MADIUN - Seorang pengusaha asal Jakarta dianiaya dan disekap dalam mobil oleh sekelompok perampok. Korban berhasil kabur setelah komplotan pelaku lengah minum kopi di warung. Korban yang kabur sempat diteriaki oleh pelaku sebagai maling.
Korban bernama hendra Halim (38) asal Jakarta berhasil diselematkan warga dan petugas dari kejaran komplotan pelaku di perbatasan Madiun-Nganjuk, Rabu (4/8/2021) lalu.
Keterangan saksi, korban sempat disekap di dalam mobil Fortuner B 1540 BJR. Namun warga tidak mengetahui jika pria tersebut adalah korban penyekapan.
Baca juga: Dilelang untuk Korban COVID-19, Jersey Legenda Peresebaya Mat Halil Terjual Rp130 Juta
Awalnya, sekelompok orang mampir di sebuah warung kopi di Desa Pajaran, saradan, Madiun. Pemilik warung pun mengaku melihat empat orang turun dari mobil dan memesan minuman. Sementara mobil mesinnya masih menyala.
Saat salah satu dari mereka hendak mengantar minuman ke dalam mobil, tiba-tiba mobil tersebut berjalan kencang masuk jalan ke arah hutan jati desa setempat.
Tiga dari empat komplotan ini pun mengejarnya sambil berteriak maling. Korban pun mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga sempat menyerempet sejumlah kendaraan lain.
Korban bernama hendra Halim (38) asal Jakarta berhasil diselematkan warga dan petugas dari kejaran komplotan pelaku di perbatasan Madiun-Nganjuk, Rabu (4/8/2021) lalu.
Keterangan saksi, korban sempat disekap di dalam mobil Fortuner B 1540 BJR. Namun warga tidak mengetahui jika pria tersebut adalah korban penyekapan.
Baca juga: Dilelang untuk Korban COVID-19, Jersey Legenda Peresebaya Mat Halil Terjual Rp130 Juta
Awalnya, sekelompok orang mampir di sebuah warung kopi di Desa Pajaran, saradan, Madiun. Pemilik warung pun mengaku melihat empat orang turun dari mobil dan memesan minuman. Sementara mobil mesinnya masih menyala.
Saat salah satu dari mereka hendak mengantar minuman ke dalam mobil, tiba-tiba mobil tersebut berjalan kencang masuk jalan ke arah hutan jati desa setempat.
Tiga dari empat komplotan ini pun mengejarnya sambil berteriak maling. Korban pun mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi hingga sempat menyerempet sejumlah kendaraan lain.
Lihat Juga :