Putra Putri Wajo Kini Bisa Kuliah di UIT dengan Beasiswa Program KIP
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 19:14 WIB
loading...
Bupati Wajo, Amran Mahmud meneken perjanjian kerja sama dengan pihak UIT, Jumat (6/8). Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Pemkab Wajo dan Universitas Indonesia Timur (UIT) meneken perjanjian kerja sama terkait program kartu Indonesia pintar (KIP) kuliah, Jumat (6/8). Perjanjian ini untuk membuka peluang putra putri asal Kabupaten Wajo berkuliah di UIT dengan beasiswa program KIP.
"Terima kasih banyak kepada ibu Rektor dan Pak Ketua Yayasan. Kedatangan-ta' semua menjawab mimpi dan apa yang saya usahakan selama ini untuk mencarikan beasiswa bagi anak-anak kami yang ingin melanjutkan ke bangku kuliah, namun terkendala masalah pendanaan," ujar Bupati Wajo, Amran Mahmud.
Baca juga: Amran Mahmud Ajak Petani Beralih ke Pupuk Organik
Setelah penandatanganan ini, Amran lalu meminta jajarannya untuk menyosialisasikan kerja sama ini ke pelajar SMA atau sederajat. Ia berharap, dari 1.000 kuota yang dimiliki UIT dalam program KIP kuliah ini, sebagian besar diisi putra dan putri asal Kabupaten Wajo.
"Kita berharap dari 1.000 jatah UIT, sebagian besar dari anak-anak kita. Saya kira ini adalah peluang yang bagus untuk peningkatan SDM," jelasnya.
Sebelumnya, Pemkab Wajo telah menyalurkan ribuan beasiswa kepada sejumlah pelajar. Beasiswa itu disalurkan dari berbagai program dan kerja sama, seperti beasiswa gerbang Pammase, di mana program itu dikerjasamakan bersama Institute Agama Islam (IAI) As'adiyah Sengkang untuk mendidik pelajar menjadi tokoh agama.
Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkab Wajo Bakal Terapkan PPKM Level 2
"Terima kasih banyak kepada ibu Rektor dan Pak Ketua Yayasan. Kedatangan-ta' semua menjawab mimpi dan apa yang saya usahakan selama ini untuk mencarikan beasiswa bagi anak-anak kami yang ingin melanjutkan ke bangku kuliah, namun terkendala masalah pendanaan," ujar Bupati Wajo, Amran Mahmud.
Baca juga: Amran Mahmud Ajak Petani Beralih ke Pupuk Organik
Setelah penandatanganan ini, Amran lalu meminta jajarannya untuk menyosialisasikan kerja sama ini ke pelajar SMA atau sederajat. Ia berharap, dari 1.000 kuota yang dimiliki UIT dalam program KIP kuliah ini, sebagian besar diisi putra dan putri asal Kabupaten Wajo.
"Kita berharap dari 1.000 jatah UIT, sebagian besar dari anak-anak kita. Saya kira ini adalah peluang yang bagus untuk peningkatan SDM," jelasnya.
Sebelumnya, Pemkab Wajo telah menyalurkan ribuan beasiswa kepada sejumlah pelajar. Beasiswa itu disalurkan dari berbagai program dan kerja sama, seperti beasiswa gerbang Pammase, di mana program itu dikerjasamakan bersama Institute Agama Islam (IAI) As'adiyah Sengkang untuk mendidik pelajar menjadi tokoh agama.
Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Pemkab Wajo Bakal Terapkan PPKM Level 2
Lihat Juga :