Resmikan Kampus UMKM Shopee Ekspor di Bandung, Ridwan Kamil Titip Pesan Ini
Kamis, 05 Agustus 2021 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
"(Ekspor ke) Singapura untuk apa Filipina untuk apa. Sehingga, betul-betul dimudahkan. Jadi, citra ekspor perusahaan besar sudah lewat, sekarang adalah perusahaan kecil-kecil bisa menguasai dunia," sambung Kang Emil.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, saat ini, sudah ada 10.000 produk UMKM yang sedang disiapkan untuk ekspor. Oleh karenanya, Kang Emil pun menitipkan pesan penting kepada Kampus UMKM Shopee Ekspor.
"Saya targetkan juga ke Kampus Shopee ini, tahun depan 100 ribu eksportir dari Jabar melalui fasilitas ini," sebut Kang Emil.
Kang Emil juga mengatakan, ke depan akan ada bantuan satu laptop untuk satu desa. Laptop tersebut nantinya disimpan di balai desa dan dapat digunakan pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.
"Saya ucapkan terima kasih ke Shopee, ada sekitar 5.000 desa yang akan dikasih satu desa satu laptop. Jadi, nanti warga desa yang jauh dari kota ini tinggal datang ke balai desanya untuk mengakses digital nanti didaftarkan secara digital produknya. Sehingga ekonomi digital di Jabar itu merangkak. Tidak hanya di kota, tetapi juga di desa," terangnya.
Tidak hanya itu, Kang Emil juga menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar sedang mempersiapkan kurikulum digital untuk SMK.
Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, saat ini, sudah ada 10.000 produk UMKM yang sedang disiapkan untuk ekspor. Oleh karenanya, Kang Emil pun menitipkan pesan penting kepada Kampus UMKM Shopee Ekspor.
"Saya targetkan juga ke Kampus Shopee ini, tahun depan 100 ribu eksportir dari Jabar melalui fasilitas ini," sebut Kang Emil.
Kang Emil juga mengatakan, ke depan akan ada bantuan satu laptop untuk satu desa. Laptop tersebut nantinya disimpan di balai desa dan dapat digunakan pelaku UMKM untuk memasarkan produknya.
"Saya ucapkan terima kasih ke Shopee, ada sekitar 5.000 desa yang akan dikasih satu desa satu laptop. Jadi, nanti warga desa yang jauh dari kota ini tinggal datang ke balai desanya untuk mengakses digital nanti didaftarkan secara digital produknya. Sehingga ekonomi digital di Jabar itu merangkak. Tidak hanya di kota, tetapi juga di desa," terangnya.
Tidak hanya itu, Kang Emil juga menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar sedang mempersiapkan kurikulum digital untuk SMK.
Lihat Juga :