Pemadaman Kebakaran Lahan di Sambas Terbantu Sekat Kanal dan Sumur Bor
Kamis, 05 Agustus 2021 - 20:29 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau di wilayah sekat kanal yang saya perhatikan, api tidak banyak makan tanah, hanya semak-semak belukar," ujar dia.
Tim Teknis Infrastruktur Pembasahan Gambut (IPG), Gembong mengatakan di Sungai Baru terdapat enam titik sekat kanal dan sepuluh sumur bor. Tapi, saat proses pemadaman berlangsung, sumur bor yang dimanfaatkan hanya tiga. Sebab, tujuh sumur bor lainnya sedang diperbaiki.
"Proses perbaikan sumur bor ini memang masuk dalam Operasi Pembasahan Gambut Rawan Kekeringan (OPGRK) BRGM," ujarnya.
Menurut perkiraan Gembong, saat ini kebakaran lahan di Desa Sungai Baru menjadi wilayah yang terdampak paling luas. "Sekitar 8 hektare, kebakaran paling besar," ucap dia.
Meski demikian, Gembong menyebut beberapa lokasi terbakar sudah bisa dikendalikan. Ada juga yang sedang melakukan pendinginan dan pembasahan lahan gambut terbakar. Keberadaan sekat kanal dan sumur bor turut membantu proses pencegahan meluasnya kebakaran ini.
Tim Teknis Infrastruktur Pembasahan Gambut (IPG), Gembong mengatakan di Sungai Baru terdapat enam titik sekat kanal dan sepuluh sumur bor. Tapi, saat proses pemadaman berlangsung, sumur bor yang dimanfaatkan hanya tiga. Sebab, tujuh sumur bor lainnya sedang diperbaiki.
"Proses perbaikan sumur bor ini memang masuk dalam Operasi Pembasahan Gambut Rawan Kekeringan (OPGRK) BRGM," ujarnya.
Menurut perkiraan Gembong, saat ini kebakaran lahan di Desa Sungai Baru menjadi wilayah yang terdampak paling luas. "Sekitar 8 hektare, kebakaran paling besar," ucap dia.
Meski demikian, Gembong menyebut beberapa lokasi terbakar sudah bisa dikendalikan. Ada juga yang sedang melakukan pendinginan dan pembasahan lahan gambut terbakar. Keberadaan sekat kanal dan sumur bor turut membantu proses pencegahan meluasnya kebakaran ini.
(shf)
Lihat Juga :