Ini Skenario New Normal Life Pendidikan di Jawa Tengah
Kamis, 28 Mei 2020 - 19:16 WIB
loading...
Disdikbud Jateng menyiapkan skenario new normal life di bidang pendidikan yang akan dilakukan satu setengah bulan, sebelum memasuki semester baru pada 13 Juli 2020. FOTO : SINDOnews/Ahmad Antoni
A
A
A
SEMARANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah menyiapkan skenario new normal life di bidang pendidikan. Persiapan akan dilakukan selama satu setengah bulan, sebelum memasuki semester baru pada 13 Juli 2020.
Kepala Disdikbud Provinsi Jateng Jumeri menyatakan, perlu persiapan cermat dan kehati-hatian ekstra, mengingat jumlah peserta didik dari tingkat pendidikan dini hingga menengah atas mencapai enam juta siswa.
Untuk itu, pihaknya tetap berkiblat pada protokol kesehatan, yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Namun demikian pihaknya mengaku siap, jika kondisi normal baru di bidang pendidikan memang benar-benar akan dilaksanakan.
“Kita pertimbangkan pula infrastruktur sekolah, agar ketika kita lakukan new normal bisa siap. Saat ini kita susun road map, apakah terkait tempat cuci tangan, kamar mandi atau lingkungannya. Kalau belum, kita akan siapkan selama masa liburan ini (12 Juni-12 Juli 2020),” terang Jumeri, Kamis (28/5/2020). (Baca juga : Rapid Test di Pasar Tradisional, 6 Orang Reaktif )
Selain kesiapan sekolah, Jumeri menuturkan skema waktu pembelajaran murid. Dia menyatakan, keadaan tersebut sangat bergantung pada sebaran COVID-19 di masa mendatang. Berbagai skenario akan dipersiapkan berdasarkan kondisi epidemiologis yang ditentukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19.
Kepala Disdikbud Provinsi Jateng Jumeri menyatakan, perlu persiapan cermat dan kehati-hatian ekstra, mengingat jumlah peserta didik dari tingkat pendidikan dini hingga menengah atas mencapai enam juta siswa.
Untuk itu, pihaknya tetap berkiblat pada protokol kesehatan, yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Namun demikian pihaknya mengaku siap, jika kondisi normal baru di bidang pendidikan memang benar-benar akan dilaksanakan.
“Kita pertimbangkan pula infrastruktur sekolah, agar ketika kita lakukan new normal bisa siap. Saat ini kita susun road map, apakah terkait tempat cuci tangan, kamar mandi atau lingkungannya. Kalau belum, kita akan siapkan selama masa liburan ini (12 Juni-12 Juli 2020),” terang Jumeri, Kamis (28/5/2020). (Baca juga : Rapid Test di Pasar Tradisional, 6 Orang Reaktif )
Selain kesiapan sekolah, Jumeri menuturkan skema waktu pembelajaran murid. Dia menyatakan, keadaan tersebut sangat bergantung pada sebaran COVID-19 di masa mendatang. Berbagai skenario akan dipersiapkan berdasarkan kondisi epidemiologis yang ditentukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19.
Lihat Juga :