alexametrics

Satu Keluarga Positif Corona di Bandung Barat Sembuh

loading...
Satu Keluarga Positif Corona di Bandung Barat Sembuh
Direktur RSUD Cililin dr Ahmad Oktorudy (kiri) saat memberikan keterangan, Kamis (28/5/2020).Foto/SINDO MEDIA/Adi Haryanto
A+ A-
BANDUNG BARAT - Satu keluarga positif Corona (COVID-19) yang menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat (Jabar), dinyatakan sembuh.

Saat ini kondisi satu keluarga yang terdiri dari nenek, ibu, dan tiga anaknya tersebut kesehatannya sudah mulai membaik. Tidak lama lagi, semuanya akan dipulangkan.

"Semua, satu keluarga itu sudah membaik. Bahkan hasil tes swab sudah negatif COVID-19, kini sedang menunggu hasil tes swab yang terakhir," kata Direktur RSUD Cililin dr Ahmad Oktorudy kepada SINDOnews, Kamis (28/5/2020).



Satu keluarga yang tinggal di RW 05, Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, KBB, diisolasi di ruangan yang berbeda di RSUD Cililin sejak 29 Maret 2020.

Mereka terpaksa harus diisolasi setelah ayah ketiga anak tersebut dinyatakan positif terpapar COVID-19 dari cluster Lembang Asri. Ayah mereka lebih dahulu diisolasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung hingga sekarang.

Pria yang akrab disapa dokter Okto ini menyebutkan, saat pertama masuk ruang isolasi dan berdasarkan hasil rapid test, sang nenek, ibu, dan anak bungsu yang berusia 4 tahun dinyatakan positif COVID-19.

Sementara untuk dua anak lain yang berusia 7 dan 12 tahun kondisinya negatif. Kini setelah lebih dua bulan menjalani perawatan, khususnya sang ibu, nenek, dan anak bungsu sudah negatif COVID-19.

"Kalau dari aspek klinis semuanya sudah sangat baik karena tidak ada keluhan apa-apa. Tinggal nunggu hasil tes swab terakhir, kalau bagus (negatif) boleh pulang dan pasti kami kabarkan," tuturnya.

Dirinya menargetkan, hasil tes swab terakhir untuk mereka diharapkan bisa diketahui pada akhir pekan ini atau paling lambat minggu depan. Jika melihat kondisi fisik dan riwayat kesehatan terakhir, dirinya optimistis hasilnya akan negatif.

Meski begitu, pihaknya tetap waspada dan akan terus melakukan pemantauan untuk semua anggota keluarga tersebut, kendati sudah pulang ke rumah nantinya.

"Kami masih waspada, dan terus pantau day by day kondisi mereka semua. Semoga saja hasil tes swab negatif, sehingga mereka bisa diperbolehkan pulang," pungkasnya.
(zil)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak