Pemprov Jawa Timur Mulai Gelar Vaksinasi Bagi Difabel dan Dosis Ketiga Bagi Nakes
Senin, 02 Agustus 2021 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, semua vaksin baik Sinopharm maupun Moderna ini sudah ada di Kota Malang. Vaksin tersebut disimpan di cold storage Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang karena untuk vaksin Moderna ini berbeda dengan Sinovac dan Astra Zeneca, dimana vaksin Moderna harus disimpan di suhu -30 derajat celcius. Khusus untuk vaksin moderna, lanjut Khofifah, penggunaannya harus menggunakan atau menandatangani pakta integritas, khusus bagi SDM Kesehatan.
“Betapa ini sangat terbatas untuk segmen yang sangat spesifik sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kami menyampaikan terima kasih baik kepada Unisma maupun UMM. Insya Allah ini akan memberikan percepatan layanan vaksinasi bagi berbagai segmen, bagi berbagai elemen,” katanya.
Mantan Menteri Sosial (Mensos) ini juga menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksin ini membutuhkan proses karena kedatangan vaksin ini tidak langsung dalam jumlah besar, namun secara bertahap. “Biasanya dalam seminggu datang dua kali, adanya seberapa kita langsung didistribusikan ke masing-masing kabupaten kota,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri M.Si mengatakan bahwa merupakan suatu kehormatan bagi Unisma karena dipercaya menyelenggarakan vaksinasi tidak hanya bagi jajaran civitas akademika Unisma, tapi juga masyarakat umum dan kaum difabel.
Menurutnya, Unisma siap untuk membantu Gubernur Jatim dalam upaya vaksinasi bagi masyarakat Jatim terutama di Malang Raya. “Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi selama tiga hari ini berjalan dengan baik. Kemarin baik jajaran civitas akademika, Yayasan Unisma, RSI Unisma, SMA Islam Nusantara, serta masyarakat sekitar Unisma seperti dari Dinoyo dan Tlogomas. Dan untuk hari ini ada dari tenaga kesehatan dan kaum difabel,” katanya
“Betapa ini sangat terbatas untuk segmen yang sangat spesifik sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kami menyampaikan terima kasih baik kepada Unisma maupun UMM. Insya Allah ini akan memberikan percepatan layanan vaksinasi bagi berbagai segmen, bagi berbagai elemen,” katanya.
Mantan Menteri Sosial (Mensos) ini juga menyampaikan bahwa pelaksanaan vaksin ini membutuhkan proses karena kedatangan vaksin ini tidak langsung dalam jumlah besar, namun secara bertahap. “Biasanya dalam seminggu datang dua kali, adanya seberapa kita langsung didistribusikan ke masing-masing kabupaten kota,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Unisma Prof. Dr. H. Maskuri M.Si mengatakan bahwa merupakan suatu kehormatan bagi Unisma karena dipercaya menyelenggarakan vaksinasi tidak hanya bagi jajaran civitas akademika Unisma, tapi juga masyarakat umum dan kaum difabel.
Menurutnya, Unisma siap untuk membantu Gubernur Jatim dalam upaya vaksinasi bagi masyarakat Jatim terutama di Malang Raya. “Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi selama tiga hari ini berjalan dengan baik. Kemarin baik jajaran civitas akademika, Yayasan Unisma, RSI Unisma, SMA Islam Nusantara, serta masyarakat sekitar Unisma seperti dari Dinoyo dan Tlogomas. Dan untuk hari ini ada dari tenaga kesehatan dan kaum difabel,” katanya
(msd)
Lihat Juga :