Diamuk si Jago Merah Semalam, BPBD Dirikan Tenda Pengungsi di Duren Jaya Bekasi
Minggu, 01 Agustus 2021 - 14:28 WIB
loading...
BPBD Kota Bekasi dirikan tenda untuk bantu pengungsi korban kebakaran di Duren Jaya. Foto: SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mendirikan tenda sementara untuk korban kebakaran di Jalan Profesor Muhammad Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Wilayah tersebut diamuk si jago merah pada Sabtu 31 Juli 2021 malam hingga menyebabkan ratusan warga mengungsi.
"Kami dirikan sementara untuk menampung korban yang terdampak kebakaran," kata Kasie Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bekasi Toni Kurniadi kepada wartawan di Bekasi, Minggu (1/8/2021). Baca juga: Kebakaran Landa Puluhan Kios Pedagang di Duren Jaya Bekasi
Setelah kejadian kebakaran itu, kata dia, setidaknya 300 orang warga turut mengalami dampak atas kejadian tersebut. Sehingga BPBD Kota Bekasi mendirikan sebuah tenda penggungsian di sana.
"Kami diminta bantuan sama Lurah Duren Jaya untuk mendirikan sebuah tenda bantuan," ujarnya.
Selain itu, kata dia, pihaknya berencana akan menambah jumlah tenda pengungsian yang ada, dikarenakan tenda pengungsian tersebut sementara ini baru berjumlah satu tenda saja. Sebab, satu tenda pengungsian tidak akan cukup untuk menampung sebanyak 300 orang yang terdampak.
"Kami dirikan sementara untuk menampung korban yang terdampak kebakaran," kata Kasie Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bekasi Toni Kurniadi kepada wartawan di Bekasi, Minggu (1/8/2021). Baca juga: Kebakaran Landa Puluhan Kios Pedagang di Duren Jaya Bekasi
Setelah kejadian kebakaran itu, kata dia, setidaknya 300 orang warga turut mengalami dampak atas kejadian tersebut. Sehingga BPBD Kota Bekasi mendirikan sebuah tenda penggungsian di sana.
"Kami diminta bantuan sama Lurah Duren Jaya untuk mendirikan sebuah tenda bantuan," ujarnya.
Selain itu, kata dia, pihaknya berencana akan menambah jumlah tenda pengungsian yang ada, dikarenakan tenda pengungsian tersebut sementara ini baru berjumlah satu tenda saja. Sebab, satu tenda pengungsian tidak akan cukup untuk menampung sebanyak 300 orang yang terdampak.
Lihat Juga :