Sumba Timur Gempar! Satu Warga Tewas Dibunuh, Tiga Orang Luka Berat dan Ringan
Sabtu, 31 Juli 2021 - 00:43 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SUMBA TIMUR - Warga Dusun Paboting, Desa Lai Hau, Kecamatan Lewa Tidahu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, gempar pasca warga tewas akibat luka ditusuk parang. Tiga korban lainnya juga alami luka berat. Hingga kini aparat masih lakukan olah TKP dan melakukan pencarian pelaku.
Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono yag dihubungi media ini, Jumat (30/7/2021) malam lalu menyatakan peristiwa itu diketahui terjadi sekira pukul 18 : 00 WITA lalu. Peristiwa itu diketahui parat berdasarkan laporan warga yang menyatakan telah menemukan seorang mayat lelaki atas nama Iwan Petrus Bili (50) , di desa Laihau, Kecamatan Lewa Tidahu. Ditegaskan Handrio informasi yang diperoleh juga masih merupakan informasi awal karena petugas masih terus melakukan penelusuran lebih jauh selain dari melakukan olah TKP.
Aparat yang segera meluncur ke TKP yang berjarak sekira 70 kilometer dari kota Waingapu, dan sekira 20 Kilometer dari Polsek Lewa berhasil menggali informasi dari Paulina Ina (60), yang kemudian menjadi seorang saksi korban awal peristiwa pilu itu.
Baca juga: Kisah Getir Penjual Agar-agar Beli Nasi Padang Rp5 Ribu, Donasi Terkumpul Rp100 Juta
“Disebutkan Paulina, ke empat korban sementara duduk dekat perapian di depan rumah korban, sementara terduga pelaku, yang hingga kini belum diketahui identitas jelasnya itu, disebutkan Paulina masih kerabat para korban sedang duduk di bale – bale rumah,” jelas Handrio.
Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono yag dihubungi media ini, Jumat (30/7/2021) malam lalu menyatakan peristiwa itu diketahui terjadi sekira pukul 18 : 00 WITA lalu. Peristiwa itu diketahui parat berdasarkan laporan warga yang menyatakan telah menemukan seorang mayat lelaki atas nama Iwan Petrus Bili (50) , di desa Laihau, Kecamatan Lewa Tidahu. Ditegaskan Handrio informasi yang diperoleh juga masih merupakan informasi awal karena petugas masih terus melakukan penelusuran lebih jauh selain dari melakukan olah TKP.
Aparat yang segera meluncur ke TKP yang berjarak sekira 70 kilometer dari kota Waingapu, dan sekira 20 Kilometer dari Polsek Lewa berhasil menggali informasi dari Paulina Ina (60), yang kemudian menjadi seorang saksi korban awal peristiwa pilu itu.
Baca juga: Kisah Getir Penjual Agar-agar Beli Nasi Padang Rp5 Ribu, Donasi Terkumpul Rp100 Juta
“Disebutkan Paulina, ke empat korban sementara duduk dekat perapian di depan rumah korban, sementara terduga pelaku, yang hingga kini belum diketahui identitas jelasnya itu, disebutkan Paulina masih kerabat para korban sedang duduk di bale – bale rumah,” jelas Handrio.
Lihat Juga :