Marak Alih Fungsi Lahan, Penanganan Banjir di Cimahi Mesti Terintegrasi

Sabtu, 31 Juli 2021 - 00:47 WIB
loading...
Marak Alih Fungsi Lahan,...
Banjir yang sempat menggenang jalan di Kelurahan Utama, Cimahi Selatan, beberapa waktu lalu. Maraknya alih fungsi lahan membuat penanganan banjir di Kota Cimahi harus terintegrasi. Foto/Istimewa
A A A
CIMAHI - Kawasan Jalan Amir Mahmud di Cilember tepatnya di bawah Flyover Cimindi kerap dilanda banjir jika hujan turun dengan intensitas tinggi. Oleh sebab itu Pemkot Cimahi sedang mencari solusi atas permasalahan tersebut sebelum berimbas kepada hal yang jauh lebih besar.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Cimahi, M Nur Kuswandana mengatakan, penanganan banjir di kawasan tersebut harus terintegrasi dengan penanganan di wilayah hilir. Sebab terdapat penyempitan gorong-gorong yang harus diperlebar terlebih dahulu.

"Daerah flyover Cimindi bagian dari aliran sungai Cilember, dimana di situ ada penyempitan gorong-gorong yang harus diperlebar dulu," ucapnya, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Mesin Pemanas Uap di PT HJ Busana Meledak, 1 Tewas dan 2 Buruh Luka Berat

Dia menegaskan, pelebaran sungai itu mesti dimulai dari hilir, sebab kalau dimulai dari hulu maka akan berdampak lebih parah ke hilirnya jika belum dibenahi. Yakni mencakup dari wilayah Kabupaten Bandung, Melong, Cigugur Tengah, baru kemudian ke Cilember.

Tidak hanya itu, lanjut dia, banjir juga kerap melanda kawasan Cihanjuang jika hujan lebat. Untuk penanganan banjir di kawasan tersebut harus dilakukan dengan memperbesar drainase karena terlalu sempit. Pasalnya di sana awalnya banyak kebun dan sebagainya telah berubah jadi perumahan.

"Jadi run off airnya tinggi, yang asalnya run off-nya hanya 30% aja mengalir dipermukaan, sekarang mungkin sudah 70% karena sudah jadi perumahan," ujarnya.

Menurutnya, pada saat kawasan tersebut masih berupa sawah atau kebun, manakala hujan maka air masih bisa terserap. Tapi ketika berubah menjadi kawasan hunian maka area tangkapan air berkurang, sehingga penanganannya drainase harus diperbesar.

Pihaknya secara rutin selalu melakukan pemeliharaan di seluruh sungai yang ada di Kota Cimahi, untuk penanganan banjir secara keseluruhan. Di sejumlah titik juga dilakukan perbaikan kirmir, dan peninggian tanggul sungai seperti di Melong.

"Kalau hujan kecil masih bisa ditahan oleh tanggul, tapi ketika hujan besar masih tetap bisa menyebabkan banjir. Jadi tinggi atau rendahnya debit air sangat berpengaruh," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Cuaca Ekstrem Masih...
Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Banjir dan Angin Kencang Landa Bogor hingga Pati
Cegah Banjir, 39,7 Ton...
Cegah Banjir, 39,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Sabi Kota Tangerang
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Banjir Bogor dan Jakarta:...
Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Banjir Landa Kampung...
Banjir Landa Kampung Jati Jakarta Timur di Hari Kedua Lebaran
Rekomendasi
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved