Gelar Webinar, Gerakan #Indonesiapastibisa Berbagi Ilmu Soal Menjalani Isoman

Kamis, 29 Juli 2021 - 08:16 WIB
loading...
Gelar Webinar, Gerakan...
Pentingnya memahami apa yang harus dilakukan selama isoman, Gerakan #Indonesiapastibisa menggelar webinar bertajuk Petunjuk Isoman, Konsumsi Obat, Vitamin, dan Makanan Sehat Bagi Pasien COVID-19. Foto istimewa
A A A
BOGOR - Saat ini, isolasi mandiri (isoman) menjadi prosedur yang harus dilakukan bagi pasien COVID-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala. Pentingnya memahami terkait apa yang harus dilakukan selama isoman, Gerakan #Indonesiapastibisa menggelar sebuah webinar bertajuk 'Petunjuk Isoman, Konsumsi Obat, Vitamin , dan Makanan Sehat Bagi Pasien COVID-19' pada Rabu, (28/7/2021).

Hadri dalam webinar ini para pakar dalam bidang kesehatan yaitu dr. Adib Khumaidi Sp.OT, Ketua Tim Mitigasi IDI dan apt. Muhardiman, S.Si, Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma Apotek untuk berbagi ilmu dan pengetahuan yang penting diketahui masyarakat di masa pandemi saat ini. Baca juga: Isoman di Rumah, 1.500 Warga Kembangan Dapat Konsultasi dan Bantuan Vitamin Gratis

Dokter Adib Khumaidi, Sp.OT menjelaskan, masyarakat Indonesia mayoritas belum mengetahui bagaimana prosedur isolasi mandiri (isoman) yang benar. Menurutnya, pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala sebaiknya menjalani isoman. Gejala ringan yang dimaksud tersebut diantaranya demam, batuk, anosmia, tanpa adanya gangguan pernapasan.

Khumaidi lalu menjelaskan kiat-kiat dan petunjuk yang harus dilakukan saat pasien COVID-19 menjalani masa isolasi mandiri di rumah. Menrutnya, semakin banyak masyarakat yang mengetahui petunjuk isolasi mandiri, maka hal tersebut dapat membantu menaikkan angka kesembuhan dari COVID-19.

"Protokol kesehatan ini menjadi penting bagi pasien COVID-19. Jangan lupa lakukan pemantauan kesehatan secara mandiri untuk melihat perkembangan kondisi kesehatan. Jika terjadi pemburukkan, segera hubungi Satgas COVID-19 dan Rumah Sakit terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” Jelas dr. Adib.

Bagi pasien COVID-19 isoman, lanjutnya, konsumsi obat dan vitamin juga menjadi hal yang penting. Kasus kelangkaan obat dan vitamin bagi pasien COVID-19 yang terjadi di Indonesia beberapawaktu lalu menimbulkan banyak perhatian. "Perilaku panic buying obat dan vitamin yang timbul di masyarakat akibat beredarnya informasi yang tidak valid berdampak pada ketersediaan obat danvitamin di beberapa apotek menjadi langka," tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, apt. Muhardiman, S.Si selaku Direktur Pengembangan Bisnis Kimia Farma Apotek mengatakan bahwa masyarakat tidak seharusnya melakukan panic buying obat dan vitamin. Sebab, pihaknya selalu berusaha tetap menjaga stok dan ketersediaan obat.

Hanya, masyarakat perlu memahami bahwa ada beberapa obat yang termasuk dalam kategori obat keras dan bisa didapatkan hanya berdasarkan resep dokter. Pihaknya bekerjasama dengan Kemenkes RI untuk memberikan data ketersediaan obat. Baca juga: Anggota DPR Isoman di Hotel Dinilai Jomplang dengan Kondisi Masyarakat

"Sehingga, masyarakat dapat mengakses informasi tersebut dengan mudah. Kami berkomitmen untuk menyajikan data secara real time sehingga masyarakat dapat mengetahui data ketersediaan obat sehingga tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat,” tutur Muhardiman.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Peredaran Tramadol,...
Soroti Peredaran Tramadol, FPPJ Minta Pemprov Jakarta Perketat Pengawasan
Rapat Bareng Prabowo,...
Rapat Bareng Prabowo, Gubernur Mualem: Obat-Obatan hingga Elpiji Kebutuhan Paling Urgen
Kendari Geger! Ribuan...
Kendari Geger! Ribuan Ampul Obat Bius Hilang di 2 Rumah Sakit
Peringati HUT ke-6 di...
Peringati HUT ke-6 di Nusa Dua, Varash Jaga Momentum Pascapandemi
Video Mesum Gemparkan...
Video Mesum Gemparkan Kolaka Utara, Gadis 16 Tahun Dicekoki Obat Perangsang Lalu Disetubuhi dan Direkam
Terlibat Kasus Narkoba,...
Terlibat Kasus Narkoba, 2 Anggota Polisi di Jabar Diberhentikan Tidak Hormat
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Tokopedia Integrasikan...
Tokopedia Integrasikan Layanan Konsultasi Dokter hingga Tebus Obat Daring
ResepGerak.ID Diluncurkan,...
ResepGerak.ID Diluncurkan, Platform Resep Latihan Berbasis Bukti Ilmiah Pertama di Indonesia
Rekomendasi
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved